Assalamualaikum. Apakabar Mbak Ririn. Terimakasih atas kesempatan kami bisa bergabung di kelas Aya Sophia dan mendapatkan ilmu banyak dari Ustaz Nasrullah.
Alhamdulillah, kami terus belajar pelan-pelan ilmu MR. Seminggu setelah berlalu bawaannya menjadi lebih tenang, padahal ada sejumlah soalan yang cukup membuat kami harus terus bersabar.
Tumbukan pertama usai ikut kelas adalah datangnya para penagih amanah. Kami coba LOP dan disiplin kata dalam menghadapinya, Alhamdulillah semuanya beres kami dapat keringanan menyelesaikan amanah.
Kami biasa akan saling menyalahkan atas apa yang semua menimpa kami. Saya akan menyalakan istri dan sebaliknya istri akan menyalahkan saya bahwa semua ujian ini kesalahan mutlak saya.
Tapi, saat kami bersama sama ikuti Camp Online pekan lalu. Patuh jam belajar . Kami kesampingkan kegiatan lain, fokus pada kelas Aya Sophia.
Pekan ini perubahan dahsyat terjadi pada kami, istri lebih tenang dan bisa saling mengakui *saya yang salah, bukan kamu*
Kami heran, ada beberapa kejadian tumbukan pertama yg bagi kami sebelumnya biasa menjadi beban agak besar dan bisa berujung keributan.
Dua hari ini, kami dapat keajaiban. Seorang sahabat kami datang dan akan membayar amanah kami kepada orang.
Kami bertemu dgn yg memberi amanah dan kawan kami ikut, langsung mengatakan:
"Semua urusan bapak ini, (dia nunjuk saya.) Itu menjadi urusan saya. Kamu jangan lagi minta sama dia, saya akan selesaikan semua, dalam dua bulan ini," kata sahabat saya dgn nada tegas.
Orang yg memberi amanah kepada saya yg semalam sebelumnya emosi, tertunduk diam saat sahabat saya akan selesaikan semua. Dia pun cium tangan sahabat saya yg juga seorag direktur sebuah pesantren di sini.
Itu semua terjadi saat kami sadar kami lakukan LOP dan disiplin kata.
Sebelumnya, kami juga membahagiakan orang lain yang minta pinjaman untuk berobat padahal itu uang juga sdg kami butuhkan.
Saat itu, istri saya katakan, "kasih saja, kita bahagia kan orang lain. Kita masih bisa makan hari ini. Dia perlu mendesak kita belum,"
Padahal dalam wkatu bersamaan sebenarnya kami sdg ditunggu pemberi amanah sprti kisah di atas.
Nah, bagi kami. Amanah yg sdg dititip ini masih harus kami selesaikan.dan kami terus berdoa sambil mempraktekkan pelan pelan ilmu ini. Dan kami hari ini merasa sangat bahagia, sejak camp online Alhamdulillah tidak ada kata kata saling menyalahkan di rumah. Yg ada saling mengingatkan untuk terus giat beribadah dan disiplin kata jga LOP dalam setiap soalan.
Hari ini, saya juga temui orang yg menitip amanah. Saya sampaikan apa adanya belum dapat menyelesaikan amanah.
Alhamdulillah, ia sampaikan bahwa gak usah dipikirkan dan kapan ada rezeki boleh dikembalikan.
Dari pengalaman ini, kami ingin share untuk yg sudah berkeluarga jika ingin menjalani magnet rezeki wajib sama sama ikut suami istri. Karena di situlah solusi akan ada, insya Allah.
Demikian kami bagikan pengalaman ini. Semoga kami tetap amanah menerima ilmu ini dan semoga Allah SWT tetap membimbing kita semua.
Wassalam
Hamba Allah di Banda Aceh.
Alhamdulillah, kami terus belajar pelan-pelan ilmu MR. Seminggu setelah berlalu bawaannya menjadi lebih tenang, padahal ada sejumlah soalan yang cukup membuat kami harus terus bersabar.
Tumbukan pertama usai ikut kelas adalah datangnya para penagih amanah. Kami coba LOP dan disiplin kata dalam menghadapinya, Alhamdulillah semuanya beres kami dapat keringanan menyelesaikan amanah.
Kami biasa akan saling menyalahkan atas apa yang semua menimpa kami. Saya akan menyalakan istri dan sebaliknya istri akan menyalahkan saya bahwa semua ujian ini kesalahan mutlak saya.
Tapi, saat kami bersama sama ikuti Camp Online pekan lalu. Patuh jam belajar . Kami kesampingkan kegiatan lain, fokus pada kelas Aya Sophia.
Pekan ini perubahan dahsyat terjadi pada kami, istri lebih tenang dan bisa saling mengakui *saya yang salah, bukan kamu*
Kami heran, ada beberapa kejadian tumbukan pertama yg bagi kami sebelumnya biasa menjadi beban agak besar dan bisa berujung keributan.
Dua hari ini, kami dapat keajaiban. Seorang sahabat kami datang dan akan membayar amanah kami kepada orang.
Kami bertemu dgn yg memberi amanah dan kawan kami ikut, langsung mengatakan:
"Semua urusan bapak ini, (dia nunjuk saya.) Itu menjadi urusan saya. Kamu jangan lagi minta sama dia, saya akan selesaikan semua, dalam dua bulan ini," kata sahabat saya dgn nada tegas.
Orang yg memberi amanah kepada saya yg semalam sebelumnya emosi, tertunduk diam saat sahabat saya akan selesaikan semua. Dia pun cium tangan sahabat saya yg juga seorag direktur sebuah pesantren di sini.
Itu semua terjadi saat kami sadar kami lakukan LOP dan disiplin kata.
Sebelumnya, kami juga membahagiakan orang lain yang minta pinjaman untuk berobat padahal itu uang juga sdg kami butuhkan.
Saat itu, istri saya katakan, "kasih saja, kita bahagia kan orang lain. Kita masih bisa makan hari ini. Dia perlu mendesak kita belum,"
Padahal dalam wkatu bersamaan sebenarnya kami sdg ditunggu pemberi amanah sprti kisah di atas.
Nah, bagi kami. Amanah yg sdg dititip ini masih harus kami selesaikan.dan kami terus berdoa sambil mempraktekkan pelan pelan ilmu ini. Dan kami hari ini merasa sangat bahagia, sejak camp online Alhamdulillah tidak ada kata kata saling menyalahkan di rumah. Yg ada saling mengingatkan untuk terus giat beribadah dan disiplin kata jga LOP dalam setiap soalan.
Hari ini, saya juga temui orang yg menitip amanah. Saya sampaikan apa adanya belum dapat menyelesaikan amanah.
Alhamdulillah, ia sampaikan bahwa gak usah dipikirkan dan kapan ada rezeki boleh dikembalikan.
Dari pengalaman ini, kami ingin share untuk yg sudah berkeluarga jika ingin menjalani magnet rezeki wajib sama sama ikut suami istri. Karena di situlah solusi akan ada, insya Allah.
Demikian kami bagikan pengalaman ini. Semoga kami tetap amanah menerima ilmu ini dan semoga Allah SWT tetap membimbing kita semua.
Wassalam
Hamba Allah di Banda Aceh.
👍3❤1
#Testmoni
#Covid
Assalamualaikum wr.wb pak nas..semoga lekas sembuh dan diangkat penyakitnya. Terimakasih ilmu yg telah diberikan.
Alhamdulillah sy bisa melewati masa2 dimana sy bbrp bln lalu divonis covid 19 sbgai tenaga medis smpai skrg masih terus berjuang.
Alhamdulillah melalui wasilah pak nas sy mengamalkan ilmu MR dan hati semakin tenang keajaiban dtg anak2 sy mjd rutin ibadah diawal waktu tanpa dikejar2 sprti dl lg.
Sekali lg terimakasih dan semoga pak nas lekas sembuh dan Allah muliakan bahagiakan. Salam kenal Arinta Jogja
#Covid
Assalamualaikum wr.wb pak nas..semoga lekas sembuh dan diangkat penyakitnya. Terimakasih ilmu yg telah diberikan.
Alhamdulillah sy bisa melewati masa2 dimana sy bbrp bln lalu divonis covid 19 sbgai tenaga medis smpai skrg masih terus berjuang.
Alhamdulillah melalui wasilah pak nas sy mengamalkan ilmu MR dan hati semakin tenang keajaiban dtg anak2 sy mjd rutin ibadah diawal waktu tanpa dikejar2 sprti dl lg.
Sekali lg terimakasih dan semoga pak nas lekas sembuh dan Allah muliakan bahagiakan. Salam kenal Arinta Jogja
❤1
Terimakasih semua ya... sahabat syurga semua yg membeli buku Magnet Rezeki secara tidak langsung berkontribusi dalam pembangunan pesantren. Smg pahalanya teruuuus mengalir hingga kita berkumpul di syurga-Nya. Aamiin.
❤1
Kecil-kecil sudah pegang Dinar.... biar jadi impian... menegakkan kembali kejayaan Dinar di masa mereka...
❤1
JEMBATAN SEJARAH
Dulu saat kita kecil, mana pernah ya kita pegang dinar... sama, saya juga begitu... jadinya ga pernah tahu kejayaan yang indah ditegakkan dengan Mata Uang Terkuat sepanjang sejarah manusia itu.
Kita hanya tahu dalam khazanah sejarah, itupun kalau membacanya. Kalau ga, ya sama sekali kita tidak mengenalnya. Karena memang ga ada dalam kurikulum pendidikan.
Wajar, ketika pertama kali Dinar KR muncul, banyak yang kritis, “kenapa ada ayat Al-Qur’an dan lafadz Allah di dalamnya?” Padahal memang dari dulu ya Dinar mah memang begitu... berlimpah ayat Allah, utk jadi jalan berhati2 menggunakan harta. Pertanyaan kritis itu malah menandakan kita telah kehilangan sensasi sejarah. Tidak melihat bukti sejarah secara fisik.
Tapi, itu tidak boleh berlaku utk anak2 kita bukan? Mereka harus tahu Dinar sejak dini.
Mungkin, masa kejayaan Dinar belum di masa kita. Mungkin juga masih lama. Tapi, menitipkan Dinar pada anak2 kita, akan menanam nilai dan impian indah pada mereka.
Bila di masa kini, Islam belum berjaya, jangan disesali. Ambillah peran. Biarlah kita menjadi jembatan... menjadi penghubung sejarah...
Bahwa di masa lalu pernah ada Dinar yang menjayakan dan memakmurkan umat manusia seluruh dunia. Dan masa depan, Dinar pun akan kembali menyinari. Kita di masa kini, menjadi jembatan dua masa itu.
Rasakan sensasinya... Rasakan saat getaran dinar terasa di tangan, dan berbisik di telinga masa depan:
“Anakku... kutitip kisah Dinar ini... kumulai jembatan sejarah... kumulai awalnya di masa Ayah hidup... dan berharap engkau melanjutkannya sampai akhir jembatan sejarah... Hingga Islam jaya kembali”
Dapatkan kisah sejarah dinarmu di : www.dinarkr.com
Dulu saat kita kecil, mana pernah ya kita pegang dinar... sama, saya juga begitu... jadinya ga pernah tahu kejayaan yang indah ditegakkan dengan Mata Uang Terkuat sepanjang sejarah manusia itu.
Kita hanya tahu dalam khazanah sejarah, itupun kalau membacanya. Kalau ga, ya sama sekali kita tidak mengenalnya. Karena memang ga ada dalam kurikulum pendidikan.
Wajar, ketika pertama kali Dinar KR muncul, banyak yang kritis, “kenapa ada ayat Al-Qur’an dan lafadz Allah di dalamnya?” Padahal memang dari dulu ya Dinar mah memang begitu... berlimpah ayat Allah, utk jadi jalan berhati2 menggunakan harta. Pertanyaan kritis itu malah menandakan kita telah kehilangan sensasi sejarah. Tidak melihat bukti sejarah secara fisik.
Tapi, itu tidak boleh berlaku utk anak2 kita bukan? Mereka harus tahu Dinar sejak dini.
Mungkin, masa kejayaan Dinar belum di masa kita. Mungkin juga masih lama. Tapi, menitipkan Dinar pada anak2 kita, akan menanam nilai dan impian indah pada mereka.
Bila di masa kini, Islam belum berjaya, jangan disesali. Ambillah peran. Biarlah kita menjadi jembatan... menjadi penghubung sejarah...
Bahwa di masa lalu pernah ada Dinar yang menjayakan dan memakmurkan umat manusia seluruh dunia. Dan masa depan, Dinar pun akan kembali menyinari. Kita di masa kini, menjadi jembatan dua masa itu.
Rasakan sensasinya... Rasakan saat getaran dinar terasa di tangan, dan berbisik di telinga masa depan:
“Anakku... kutitip kisah Dinar ini... kumulai jembatan sejarah... kumulai awalnya di masa Ayah hidup... dan berharap engkau melanjutkannya sampai akhir jembatan sejarah... Hingga Islam jaya kembali”
Dapatkan kisah sejarah dinarmu di : www.dinarkr.com
👍2❤1
#testimoni
#TOMR2B3A2
Assalamualaikum 🙏🏻 pun syukur tak terhingga.
Setelah semakin tenang memeluk erat pengamalan² bersama magnet rezeki.
Dulu sering jantung berdebar hingga Alloh anugerahi bungkus permen yang dahsyat.
Kini semakin tenaaang sambil memeluk erat permen² manisnya dari pengumuman hasil tes putri sulung kami LULUS ujian masuk perguruan tinggi negeri sekaligus sekolah tinggi kedinasan.
MasyaAlloh tabarokalloh
#TOMR2B3A2
Assalamualaikum 🙏🏻 pun syukur tak terhingga.
Setelah semakin tenang memeluk erat pengamalan² bersama magnet rezeki.
Dulu sering jantung berdebar hingga Alloh anugerahi bungkus permen yang dahsyat.
Kini semakin tenaaang sambil memeluk erat permen² manisnya dari pengumuman hasil tes putri sulung kami LULUS ujian masuk perguruan tinggi negeri sekaligus sekolah tinggi kedinasan.
MasyaAlloh tabarokalloh
❤1
Sudah punya Dinar KR kan? Kita utamakan transaksi Yadan bi Yadin, smg Allah mudahkan. Aamiin.
www.dinarkr.com
www.dinarkr.com
❤1