Nasrullah - Magnet Rezeki
70.7K subscribers
4.26K photos
795 videos
51 files
2.06K links
Menarik Rezeki Dahsyat dengan Cara Allah.

Ilmunya ada di AUDIO. Kumpulan audionya di: https://telegram.me/audiomagnetrezeki

Ilmunya jg ada di TESTIMONI 2-nya.

Channel ini tdk ada hubungannya dgn crypto2, money game dll. Mhn hati2 dgn iklan yg tdk baik
Download Telegram
KENANGAN CAMP

Bapak ibu, kakak adik alumni camp, bgm kabarnya? Saat ini saya sedang camp di Jogja, camp yang ke 33.

Tiba2 saya dilanda rasa kangen dengan Anda semua, para alumni. Maka saya lampiaskan kangen saya dengan tulisan ini.

Baru saja kami selesai sesi pelepasan, saat memori masa lalu dilepaskan dengan amplop ke atas langit. Plong rasanya.

Lalu, ya itu, teringat Anda semua.

Bgm? Masihkah kita release semua persoalan kita, lalu sisanya tinggal bahagia dan senang2 saja?

Tentu bukan dengan sesi di dalam camp, tapi dalam sholat-sholat kita. Saat takbirotul ihram dan takbir2 kita, saat tangan kita tidak lagi menggenggam, tapi melepas.

Lalu, beberapa detik kemudian tangan itu melekat di dada, seperti seorang bayi yang dipeluk ibunya sendiri. Bahagia dan damai tak terkira.

Masih ingat kan sesi itu?

Sesi yang membuat seisi ruang terharu dan menetes air mata di kegelapan.

Saya sangat menikmati sesi itu. Walau sbg pembicara, saya ikut larut dalam keharuan yang sama.

Seperti saat ini. Beberapa alumni camp menyatakan kerisauannya atas kondisi bangsa dan hasil pengadilan di MK.

Hey... kita kan sudah Magnet Rezeki. Kenapa dengan persoalan itu kita jadi kehilangan kebahagiaan kita. Amat teramat sayang.

Lepaskan saja. Jangan digenggam.

Ga usah lah di jeruk nipisi. Nanti malah ga nyaman hidup kita. Nanti malah ga jadi makhluk ajaib lagi. Kan mmg hidup sudah ada sutradaranya. Dialah Allah. Ga usah pakai jeruk nipis lagi.

Begitu juga dengan persoalan2 hidup kita yang lain. Lepaskan saja. Jangan dijeruk nipisi. Semua sudah sempurna.

Tapi, kesempurnaan dan kebahagiaan itu menuntut syarat. Yaitu duduk di bangku taman. Masuk goa keajaiban. Dan menikmati ibadah-ibadah kita.

Ah... kangen dengan Anda semua.

Terimakasih telah membersamai saya yang dhoif ini, mengarungi hidup yang ajaib dan sempurna.

Smg Allah pertemukan kita dalam kesempatan terbaik.

Aamiin

Sahabatmu,
Nasrullah
❀1
πŸ‘† Ini surat saya pada para alumni camp.
❀1
❀1
Ini peserta camp di Jogja, Alhamdulillah kompak pakai kaos biru
❀1
Terima kasih...πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»
Sahabat dan Guru saya
Ust. Nasrullah...

Allahu Akbar....saya termasuk yang mungkin beberapa kali mengikuti sesi pelepasan semacam ini, tapi harus saya akui ada sesuatu yang memang berbeda.

Apanya yang berbeda?, selama ini sesi pengosongan juga pernah dilakukan bagi mereka yang mengikuti kegiatan yang diinisiasi oleh alm. Nurkholis Madjid di salah satu training organisasi mahasiswa Islam yang terkenal pergerakannya saat itu di era orde baru, tapi tetap berbeda.

Apanya yg berbeda?, saat saya baru mengenal renungan suci istilah saat itu di sebuah gunung kecil di pelosok desa slahung ujung Ponorogo. Tetap berbeda...

Apanya yang berbeda? Mirip mirip ketika kita disatukan di arafah menjelang mabit menuju mina dan muzdalifah sebelum sesi jumroh dilaksanakan. Tetap berbeda...

Apanya yang berbeda? Satu hal yang juga tidak terlupakan adalah kali ini di MR kita melepas segalanya, bahwa kita bukan siapa2 dan tidak memiliki apa2 kecuali segalanya hanya titipan raja di raja Allah subhanahu wata'ala...bahkan sosok pembicara UNAS-pun melakukan hal yamg sama tanpa membedakan satu sama lainnya bersama peserta Camp MR yang hadir.

Allahu Akbar...
Terima kasih UNAS, kesombongan ini terlalu tinggi, padahl saya hina jika harus berkata bahwa sesi itu memang sangat menghujam dalam...

Robbanā mā kholaqta hādza bathilā....

Ampuni hamba-MU ini.
Saya salah, ampuni saya, saya siap belajar lebih baik lagi...

Jazakumullah khaerul jaza.
Sahabat Al Mukarrom:
Ust. Nasrullah...πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

#spiritualhappiness4.0
#azkainstitute
#magnetrezekisign
#zheefaQ

Al-Fakir ilallah....

πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Ž
❀1
❀1
Yg di Malaysia, silahkan ya
❀1
(+) Pak Nas, anak saya minggat dari rumah. Saya panik pak. Apa yang harus saya lakukan?

(-) Ini langkah2 yang bisa ibu lakukan :

- Bawa tenang, bahwa semua baik2 saja
- Semua satu, sama dan terhubung, anak ibu pun terhubung
- Sadari bahwa ini terjadi karena dosa kita sendiri, katakan β€œsaya salah, ampuni saya, saya siap belajar”
- Gunakan Garpu Tala, dzikirkan ayat yang terbuka, lakukan amal yang ada di ayat tsb
- Lakukan Sholat taubat atas kesalahan diri sendiri dan keluarga
- Lakukan Sholat hajat agar Allah kembalikan sang anak
- Doakan kemuliaan dan kebahagiaan bagi sang anak
- Sedekah kepada anak2 yatim dan fakir miskin
- Serahkan urusan ini kepada Allah
❀1
APAKAH HARUS CAMP

Pertanyaan ini selalu hadir ditanyakan pada saya. Sejujurnya, pertanyaan ini juga selalu saya tanyakan pada diri saya sendiri.

Ya, tentu harapan saya ilmu MR ini bisa lebih sederhana. Disampaikan melalui audio dan done, selesai. Tanpa perlu tatap muka dengan saya.

Banyak juga koq yang dapatkan keajaiban hanya dengan mendengarkan audionya atau baca bukunya.

Lalu berbagai metode saya coba. Mulai dari seminar, mega-seminar, private training, safari ramadhan. Berharap sekali ilmu MR ini bisa -sekali lagi- lebih sederhana penyampaiannya.

Tapi, ternyata camp tidak tergantikan. Dan waktunya sudah tidak bisa di rapatkan lagi. 3 hari 2 malam sudah tidak bisa ditawar-tawar.

Fakta ini saya temukan saat camp 33 yang baru saja usai. Tadinya saya berharap mempercepat penjelasan, yang terjadi malah waktunya jadi melar. Kombinasi antara metode seminar dan camp jadi bikin waktunya nambah.

Seminar ya seminar, camp ya camp. Metodenya berbeda. Itu yg akhirnya saya rasakan.

Akhirnya, mau tidak mau saya harus mengakui bahwa metode camp memang tidak tergantikan. Tingkat keberhasilan alumninya pun sangat tinggi, atas izin Allah.

Keberhasilan itu kaitannya dengan tingkat believe yang meningkat, dari ainul yaqin saat mendengar audio atau menonton YouTube sampai ke haqqul yakin, karena langsung merasakan keajaibannya.

Saya akui, biaya camp mmg tidak murah. Pertama, harus diadakan di hotel berbintang. Tidak bisa sekedar hotel biasa atau villa dengan aula sederhana. Ini kaitannya dengan hasil dan kualitas keseluruhan dari acara camp.

Kedua, sound system yang mesti mumpuni. Krn kesuksesan acara ini amat dipengaruhi oleh tata suara profesional. Terutama saat tahajjud dan kontemplasi yang memerlukan sound spesial. Sering terjadi kami harus menyiapkan sound khusus yang tidak bisa disediakan hotel. Utk mic2 dan mixer juga kami investasi sendiri.

Ketiga, ruang aula yang doble. Utk pengadaan camp, kita mesti menyiapkan ruangan yang ukurannya 2 kali dari biasanya. Kenapa? Karena kita adakan tahajjud selama 2 malam. Satu aula kita siapkan menjadi ruang musholla. Adakalanya jika hotelnya tidak support, kami pakai aula yang sama, tapi dengan persiapan ruang yang extra.

Keempat, tim support. Acara 3 hari 2 malam, artinya tim harus datang sehari sebelum dan pulang sehari setelahnya. Belum lagi persiapan sebelum acara. Man-power yang perlu performa prima.

Dengan keempat hal itu saja, camp menjadi kegiatan yang berbiaya tinggi.

Tapi, kami berusaha sekuat tenaga, agar biayanya sehemat mungkin. Bahkan banyak alumni yang mengakui kalau biaya camp MR adalah pelatihan termurah yang pernah mereka ikuti dengan dampak yang jauh lebih dahsyat. Alhamdulillah.

So, bagi Anda yang cinta dengan ilmu MR dan ingin mendalaminya, saran saya:

- Dengarkan audionya berulang2 (repetisi) sampai masuk bawah sadar

- Ikuti kajian2 offline yang diadakan di kota Anda sprt kajian, seminar, mega seminar, private training. Niatkan investasi ilmu dan menemukan komunitas positif. Tidak persoalan yang mengisi siapa, asalkan CTMR, mereka akan mendeliver ilmu yang mumpuni.

- Menabung utk ikut camp. Dan paksakan mengikutinya di kota terdekat. Layaknya pergi umroh, yang bersungguh2 kumpulkan dananya. In Syaa Allah menjadi ladang sedekah ilmu terbaik utk diri Anda sendiri.

- Ikuti Reseat camp maksimal 1 tahun sekali. Biaya reseat camp jauh lebih murah, hanya utk biaya hotel dan konsumsi saja. Reseat adalah fasilitas yang diberikan pada alumni agar ilmu MR ini bisa terus dire-charge.

Itu jawaban saya. Smg menjadi panduan yang baik bagi para pecinta ilmu Magnet Rezeki.

Sahabatmu,
Nasrullah
❀1
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Ijinkan saya untuk sharing ttg camp MR.
Sebelumnya saya mengucapkan Alhamdulillah karena rasa syukur saya, Alloh mengijinkan saya ikut Camp 33 yang baru saja diadakan di Yogya kemaren.

Mengapa harus Camp??
Sebelum mengikuti camp, banyak alasan yang memberatkan spt : meninggalkan pekerjaan, keluarga atau apalah apalah...termasuk biaya.

Subhanalloh.. Saya hanya berniat merubah hidup saya lebih baik. Saat itu saya mendengar ada Camp dari teman saya. Niat saya langsung Harus Ikut. Bismillah harus ikut karena saya ingin menjadi hamba Alloh yang dimuliakan.

Lalu.. Uang dari mana??

Ahh... Nekat dengkul saja, yg penting ikut, persoalanbiaya pasti Alloh memberi jawabannya.

Lalu.. Anak saya bgmn??
Suami tak di rumah, assisten sdh resign dan ada Bapak, apakah nanti bapak sanggup dan sabar dengan anak2 saya yg begitu aktif dan cerdas?? 😊

Tapi saya harus berangkat, batin saya terus bicara spt itu.

Akhirnya saya sampaikan saja niat saya ini utk minta ijin Bapak agar bisa mengikuti Camp, alhamdulillah.. Bapak mengijinkan. Lalu bapak pesan, ijinlah dgn kakakmu.

Saya ikuti saja, akhirnya saya WA kakak saya, sy kirim video Camp, subhanalloh.. Kakak saya njawab dengan, "berapa no. rekeningmu kakak yg transfer biayanya"

Subhanalloh...... Keinginan saya dimudahkanNYA.. Masayaalloh... Akhirnya.. Saya langsung daftar.

Disaat mengikuti Camp 33 kemaren jujur.. Ada hal yang membuat saya menangis,... Hanya sebuah alasan "Ya Alloh.. Bgmn jika saya rindu suasana Camp ini, suasananya, sholat jamaahnya, sholat malamnya, sahabat2 yang ikut Camp, dsb"

Alhamdulillah... Ternyata Setelah Camp ini, kita selalu dijaga silatuhimnya oleh komunitas MR. So.. So whatszz gitu lho.. 😊

AKHIRNYA, pulanglah ke keluarga dengan rasa penuh harapan karena satu sama terhubung.

Demikan sharing saya, smoga menambah keyakinan para sahabat disini.
Amin.. Amin.. Amin..

Walaikum Wr. Wb.
❀1πŸ‘1
*Magnet 300 km*

Tas ransel warna... tergeletak di dekat pintu. Tiap sebentar aku berjalan dan menjauh dari tas itu. Serasa ada yang tertinggal.

"Mukena? Jilbab? Gamis? Manset? Al quran? Odol? Sikat gigi? Sabun? Sampo?"

Berbagai pertanyaan muncul sedetik kemudian untuk memastikan tidak ada yang ketinggalan.

_Sip. Beres semua_, batinku.

Dari rumah di daerah atau desa di kota Tulung Agung, aku diantar naik motor ke terminal bus. Aku hendak berangkat menuju Jogjakarta.

Agak sore cuaca sedikit mendung. Sudah lama hujan tidak turun.

_Apakah ini pertanda turun hujan?_

Pikiran ini tidak lagi memedulikan hujan, mendung bahkan panas terik sekalipun. Tarikan magnet sejauh 300 km getarannya makin lama makin kencang.

"Bus terakhir sudah berangkat."

Jawaban dan berita yang membuat aku terpana. Duduk sebentar untuk melepas lelah. Jadi berangkat atau tidak, pertanyaan ini berkali-kali. Setiap kali muncul pertanyannya hanya satu yaitu berangkat.

Kalau berangkat, pilihannya hanya satu yaitu naik motor. Belum pernah sebelumnya aku naik motor menempuh jarak sejauh 300 km, dua kali jarak Jakarta - Bandung.

"Mungkinkah aku bisa naik motor ke Jogja?"

Belum sempat ku jawab, tarikan magnet itu terasa semakin kuat

_Bismillah_, ucapku dalam hati.

Hari beranjak malam. Lampu sorot lampu aku andalkan. Harus ekstra hati-tidak. Tidak berani ngebut. Takut jatuh karena jalan tak rata, takut ada lobang. Takut tabrakan. Setiap muncul rasa takut, tarikan magnet itu menetralkan.

Daripada mikirin yang aneh-aneh lebih baik nikmat saja perjalanan ini. _Let's enjoy the ride._

Perjalanan dengan banyak barang bawaan kali ini, mirip-mirip perjalanan mudik lebaran naik motor yang ada di siaran televisi.

_Orang bisa. Kenapa aku tidak?_ pertanyaan pada diri sendiri.

"Baru berangkat dari Palangkaraya."
"Lagi di stasiun Senen."
"Mau boarding di Soetta."

Berita ini jadi tambahan semangat yang muncul silih berganti waktu mau berangkat tadi.

Kalau musim lebaran, sesama pemotor bisa bergerobolan, bisa konvoi saling memberi semangat dan memberi harapan untuk bisa sampai di tujuan pada waltu yang direncanakan.

Sementara aku saat ini, hanya seorang diri. Tidak gerombolan atau konvoi. Maklum, lebaran baru saja usai.

Semakin jauh perjalanan, tarikan magnet itu semakin kuat. Mungkin karena jarak dengan medan magnet itu semakin dekat.

Jam ... malam akhirnya sampai juga di tujuan. Sampai di kota istimewa. Sampai di kota Jogja, daerah istimewa Jogjakarta.

Di halaman Quality Hotel terpasang spanduk 'Selamat datang peserta Camp Magnet Rezeki'.

Di hotel ini beradanya magnet, tempat diadakannya camp Magnet Rezeki, yang getarannya sampai 300 km di Tulung Agung. Bahkan melewati laut Jawa sampai di Palangkaraya. Inilah magnet itu dengan ustaz Nasrullah sebagai pemateri atau motivatornya.

Keajaiban sebelum acara sudah aku rasakan yaitu keajiban tarikan magnet yang terasa dari jarak sejauh 300 km. Berbagai keajaiban lain menanti.
❀2
πŸ‘† Ini kisah seorang peserta camp yang naik motor 300 km. Doakan beliau ya...

Yg hebatnya beliau seorang wanita dan motornya pun sewa. Doakan sekali lagi doakan ya...
❀1
#Testimoni
#Camp

Keajaiban terjadi bahkan sebelum berangkat camp

Uang pendaftaran langsung diganti (tiba2 agen prudensial kasih info bahwa saya dapat klaim dari asuransi yang stop ditengah jalan... padahal sebelumnya bilang loss)

Masuk camp, istri saya bilang ini kok tiba2 banyak orderan sampai gak bisa kehandle semua karena kecapaian (maklum lagi hamil 8 bulan)

Piutang yang dulu gak bayar2.... tiba2 minta nomor rekening saya karena mau transfer ....

Pokoknya banyaklah... sampai susah mau menuliskannya.... maklum saya bukan penulis

Terimakasih ya Alloh ya Robb
Terimakasih Pak Nas
Terimakasih para panitia
Terimakasih teman2 semua yang hebat luar biasa!!!
❀2
❀1
Yg mau berjuang bersama Koperasi Magnet Rezeki dan dapatkan peluang rezeki, silahkan disiapkan waktunya. Tgl 14 Juli In Syaa Allah.
❀1
+ Pak Nas, sy koq makin khawatir dan takut ttg masa depan. Indonesia makin sprt ini, pekerjaan tidak ada. Apa2 skrg mahal.

Biasanya dapat pertanyaan sprt ini, sy jawabnya : β€œgarpu tala aja dulu, In Syaa Allah ada jawabannya di sana” tapi sy merasa perlu langsung menjawab...

- Bu, ga ada yg perlu ditakuti. Semua baik2 saja. Ada Allah yang menjadi skenario dari hidup kita di masa depan. Sama sprt naik pesawat, kita tenang krn tahu ada pilot yg terlatih.

Hidup kita, pilotnya adalah Allah. Tenang saja.

Satu2nya yg perlu kita takuti adalah : Dosa Kita sendiri.

Dosa-lah yang membuat hidup kita ga nyaman. Dosa-lah yang membuat rezeki kita tertahan. Dosa-lah yang membuat barang2 naik harganya. Dosa-lah yang membuat kita sprt sekarang ini.

Buat tenang, lalu banyak2 Istighfar (dengarkan juga audio sy berjudul Hakikat Istighfar). In Syaa Allah akan ada jalan yang Allah buka untuk ibu.
❀1
❀1πŸ‘1
Ini jadual bulan Juli 2019, smg bisa dijadikan panduan bagi teman2 yang mau belajar lagi ttg Magnet Rezeki
❀1
❀1