#Testimoni
#JalanKembali
#SekolahOnline
Assalamualaikum pak nas.
Alhamdulillah tadi malam setelah dengar audio pak nas ttg terumbu karang saya solat taubat. Dan mengingat2 salah2 saya sama orla, ortu, suami, anak.
Pagi ini alhamdulillah... semua terasa indah, semua terasa tersenyum bahagia.
Terimakasih pak nas, ilmu2 bapak luar biasa. Semoga pak nas selalu dalam petunjuk allah, langkah2 dan ide2 pak nas diridhoi allah swt.
Sekali lagi makasi pak nas... sehat2 selalu ya
#JalanKembali
#SekolahOnline
Assalamualaikum pak nas.
Alhamdulillah tadi malam setelah dengar audio pak nas ttg terumbu karang saya solat taubat. Dan mengingat2 salah2 saya sama orla, ortu, suami, anak.
Pagi ini alhamdulillah... semua terasa indah, semua terasa tersenyum bahagia.
Terimakasih pak nas, ilmu2 bapak luar biasa. Semoga pak nas selalu dalam petunjuk allah, langkah2 dan ide2 pak nas diridhoi allah swt.
Sekali lagi makasi pak nas... sehat2 selalu ya
❤2
#Testimoni
#DidikanCTMR
#SekolahOnline
Assalamualaikum pak Nas...coach Bayu dan teman2 alumni...ijinkan sy memberikan testimoni
jumat kmrn hri yg berkah buat sy..belum terima gaji dr kantor ...sy niat kan uang yg tersisa buat sedekah jumat. pagi itu sy memuliakan jumat dengan membagi nasi bungkus saat sy perjalanan k kantor...1 jam kmudian sy dpt rezeki uang 150 rb...alhamdulillah bgt... sy bisnis lg sama Allah yg sy bagi uang itu unt bayar infaq ngaji ank saya dan msk k celengan masjid... sy sengaja habis kan tp hati ini tenang gimana gitu... pdhl menurut kantor gajian msh hari senin.
agak siang bos sy bagi2 kue yg beliau borong..sy dpt 2 kue sdangkan tmn sy yg lagi d luar kantor lupa tdk terhitung..aq kasik jatah saya.
selama kerjakan laporan sy dengarkan materi sekolah online "jalan kembali" review lagi...
eh setelah sholat ashar ... ada email masuk ... 19 PO (PURCHASE ORDER) sy keluar serta bukti setor nilai sekitar hampir 100 jt ... sepanjang sy ngeprint PO itu sambil mengucap Alhamdulillah ... ndak pernah sy terima PO sebanyak ini dan sy sama sekali blm follow up.. penawarannya br saya send pagi ini...
ilmu Allah ini super keren banget .... terima kasih pak Nas, coach bayu ctmr dan pak syamsudin ctmr yg telah memperkenalkan ilmu keren ini ke sy ... setiap hari sy dpaksa terima rezeki🙏🏻🙏🏻🙏🏻
#DidikanCTMR
#SekolahOnline
Assalamualaikum pak Nas...coach Bayu dan teman2 alumni...ijinkan sy memberikan testimoni
jumat kmrn hri yg berkah buat sy..belum terima gaji dr kantor ...sy niat kan uang yg tersisa buat sedekah jumat. pagi itu sy memuliakan jumat dengan membagi nasi bungkus saat sy perjalanan k kantor...1 jam kmudian sy dpt rezeki uang 150 rb...alhamdulillah bgt... sy bisnis lg sama Allah yg sy bagi uang itu unt bayar infaq ngaji ank saya dan msk k celengan masjid... sy sengaja habis kan tp hati ini tenang gimana gitu... pdhl menurut kantor gajian msh hari senin.
agak siang bos sy bagi2 kue yg beliau borong..sy dpt 2 kue sdangkan tmn sy yg lagi d luar kantor lupa tdk terhitung..aq kasik jatah saya.
selama kerjakan laporan sy dengarkan materi sekolah online "jalan kembali" review lagi...
eh setelah sholat ashar ... ada email masuk ... 19 PO (PURCHASE ORDER) sy keluar serta bukti setor nilai sekitar hampir 100 jt ... sepanjang sy ngeprint PO itu sambil mengucap Alhamdulillah ... ndak pernah sy terima PO sebanyak ini dan sy sama sekali blm follow up.. penawarannya br saya send pagi ini...
ilmu Allah ini super keren banget .... terima kasih pak Nas, coach bayu ctmr dan pak syamsudin ctmr yg telah memperkenalkan ilmu keren ini ke sy ... setiap hari sy dpaksa terima rezeki🙏🏻🙏🏻🙏🏻
❤3
#Testimoni
#SuperTraining
Sepulang camp, dapat bungkus permen berturut2....
1. Anak2 yatim piyatu kami yang Polahnya bikin “ga nyaman”
2. Datang bahan tidak sesuai pesanan dan pemesan tidak mau harus belanja ulang
3. Salah satu orderan di cansel karena keterlambatan produksi
4. Pesanan sudah dibikin namun tidak mau dikirim dengan alasan gudang masih penuh
5. Pesanan sudah dikirim namun belum pelunasan saat di tagih orangnya sedang opname
Semua saya bilang ALHAMDULILLAH... WOWWWW KEREEEENNNNNN 😭😭😭😭😀😁😂... saya terima dengan lapang dada...
Ajiiibbbbb
Dari kemaren dan hari ini datang bertubi2 pesanan seragam Majlis Ta'lim, Walimah, keluarga, Tpq,
Dan tiba-tiba suami bilang, mas ada uang kalau mau dipakai untuk tambahan kulaan bahan untuk garap banyaknya pesanan silahkan
Allohu Akbar 😭😭😭
Alhamdulillah
#SuperTraining
Sepulang camp, dapat bungkus permen berturut2....
1. Anak2 yatim piyatu kami yang Polahnya bikin “ga nyaman”
2. Datang bahan tidak sesuai pesanan dan pemesan tidak mau harus belanja ulang
3. Salah satu orderan di cansel karena keterlambatan produksi
4. Pesanan sudah dibikin namun tidak mau dikirim dengan alasan gudang masih penuh
5. Pesanan sudah dikirim namun belum pelunasan saat di tagih orangnya sedang opname
Semua saya bilang ALHAMDULILLAH... WOWWWW KEREEEENNNNNN 😭😭😭😭😀😁😂... saya terima dengan lapang dada...
Ajiiibbbbb
Dari kemaren dan hari ini datang bertubi2 pesanan seragam Majlis Ta'lim, Walimah, keluarga, Tpq,
Dan tiba-tiba suami bilang, mas ada uang kalau mau dipakai untuk tambahan kulaan bahan untuk garap banyaknya pesanan silahkan
Allohu Akbar 😭😭😭
Alhamdulillah
❤2
MENGGUNAKAN JURUS
PADA TEMPATNYA
Ga semua bisa direspon dengan “wow keren”. Seorang Magnet Rezeki mesti cerdas2 menggunakannya.
Memang sih akhirnya org MR itu rada cuek sedikit hehe. Tapi cuek itu untuk dirinya dan kegelisahan yang melandanya. Kaitan dengan orang lain, dia harus peduliiii banget. Jangan sampai melukai hati org lain.
Maka ilmu “wow keren” itu untuk jadi cermin. Digunakan utk diri sendiri, bukan ditujukan untuk ngajarin orang lain, bahkan memaksa org lain utk “wow keren” atas keadaan yang menimpa org lain.
“Ibu ana meninggal akhi” misalnya seorang bilang seperti ini pada Anda. Jawabnya apa? “Woooow keren”? Kan ga gitu. Jurus yg dipakai adalah jaga terumbu karang orang lain yg sedang bersedih itu.
Berempatilah, lalu doakan kemuliaan dan kebahagiaan bagi sang penderita bungkus permen (musibah). Jadilah teman yang baik yang memiliki adab.
“Eh banyak demo nih di Indonesia”
“Ada kerusuhan di Wamena”
“Asap masih terus membumbung di Riau”
Ini semua tidak bisa kita komentarnya “bagusin aja responnya”. Ga begitu. Respon yang terbaik adalah berempati, peduli, responsif, mendoakan lalu kalau bisa membantunya. Jurus terumbu karang selalu tepat, jika berkaitan dengan orang lain.
Jadi, bisa ya... jadi Insan MR yang menggunakan jurus pada tempatnya, agar insan MR benar2 dikenal sebagai manusia ber-adab tinggi.
Sahabatmu,
Nasrullah
PADA TEMPATNYA
Ga semua bisa direspon dengan “wow keren”. Seorang Magnet Rezeki mesti cerdas2 menggunakannya.
Memang sih akhirnya org MR itu rada cuek sedikit hehe. Tapi cuek itu untuk dirinya dan kegelisahan yang melandanya. Kaitan dengan orang lain, dia harus peduliiii banget. Jangan sampai melukai hati org lain.
Maka ilmu “wow keren” itu untuk jadi cermin. Digunakan utk diri sendiri, bukan ditujukan untuk ngajarin orang lain, bahkan memaksa org lain utk “wow keren” atas keadaan yang menimpa org lain.
“Ibu ana meninggal akhi” misalnya seorang bilang seperti ini pada Anda. Jawabnya apa? “Woooow keren”? Kan ga gitu. Jurus yg dipakai adalah jaga terumbu karang orang lain yg sedang bersedih itu.
Berempatilah, lalu doakan kemuliaan dan kebahagiaan bagi sang penderita bungkus permen (musibah). Jadilah teman yang baik yang memiliki adab.
“Eh banyak demo nih di Indonesia”
“Ada kerusuhan di Wamena”
“Asap masih terus membumbung di Riau”
Ini semua tidak bisa kita komentarnya “bagusin aja responnya”. Ga begitu. Respon yang terbaik adalah berempati, peduli, responsif, mendoakan lalu kalau bisa membantunya. Jurus terumbu karang selalu tepat, jika berkaitan dengan orang lain.
Jadi, bisa ya... jadi Insan MR yang menggunakan jurus pada tempatnya, agar insan MR benar2 dikenal sebagai manusia ber-adab tinggi.
Sahabatmu,
Nasrullah
❤2
BISAKAH SUUDZON ORANG LAIN MENGHAPUS DOSA KITA?
“Gpp orang lain suudzon, biar nanti dosa saya diampuni Allah”
Pernah kah dengar atau baca istilah seperti ini? Pernah. Kalau pernah, Benarkah bisa seperti itu?
Mungkin ini didasarkan dari hadits Nabi saw, bahwa nanti di akhirat ada pengadilan atas kezaliman orang lain.
Lalu benarkah sikap seperti di atas? Pendapat saya, belum tentu. Bisa jadi benar, bisa juga tidak.
Misalnya, kita yang seperti itu, orang buruk-sangka pada kita. Sebagai orang yang di suudzoni, lalu kita memilih berpositif thinking, easy going, dan berharap ada dosa kita yang digugurkan Allah atas sikap orang lain itu.
Bagus juga sih niatnya, agar kita tetap positif dan move on. Tapi, kalau merujuk pada materi “Garis Kebenaran” di MR, kita harus hati2. Bisa jadi dengan sikap itu, malah kita bersikap keukeuh, bahwa kita selalu berada di pihak yang benar.
Padahal saat org lain menyatakan sikap pada kita, yang kita anggap buruk-sangka itu, bisa jadi itu adalah alat Allah untuk menegur kita, bahasa Magnet Rezeki-nya itu “cermin ajaib”.
Mestinya kita bercermin, tapi kita malah negatif thinking pada dia bahwa dialah yang suudzon dan kita yang berada di pihak yang benar.
Orang Magnet Rezeki, akan selalu mawas diri. Menurunkan Garis Kebenaran-nya. Mengambil tanggung jawab bahwa saya di pihak yang salah dan harus belajar. Orang lain selalu di sisi yang benar. Dia adalah alat dari Allah utk mengajak saya bercermin.
Menurunkan Garis Kebenaran dan Cermin Ajaib adalah dua ilmu penting di MR yang akan membuat kita mudah bersikap atas perbedaan.
Maka jawaban saya : Yang paling aman... tidak langsung percaya dengan prinsip di atas. Bertanggung jawablah atas dosa kita sendiri. Jangan jadikan suudzon org lain sebagai fasilitas penggugur dosa kita. Agar Allah benar2 mau memaafkan kita tanpa ada sedikitpun sikap merasa paling benar sendiri.
Sahabatmu,
Nasrullah
“Gpp orang lain suudzon, biar nanti dosa saya diampuni Allah”
Pernah kah dengar atau baca istilah seperti ini? Pernah. Kalau pernah, Benarkah bisa seperti itu?
Mungkin ini didasarkan dari hadits Nabi saw, bahwa nanti di akhirat ada pengadilan atas kezaliman orang lain.
Lalu benarkah sikap seperti di atas? Pendapat saya, belum tentu. Bisa jadi benar, bisa juga tidak.
Misalnya, kita yang seperti itu, orang buruk-sangka pada kita. Sebagai orang yang di suudzoni, lalu kita memilih berpositif thinking, easy going, dan berharap ada dosa kita yang digugurkan Allah atas sikap orang lain itu.
Bagus juga sih niatnya, agar kita tetap positif dan move on. Tapi, kalau merujuk pada materi “Garis Kebenaran” di MR, kita harus hati2. Bisa jadi dengan sikap itu, malah kita bersikap keukeuh, bahwa kita selalu berada di pihak yang benar.
Padahal saat org lain menyatakan sikap pada kita, yang kita anggap buruk-sangka itu, bisa jadi itu adalah alat Allah untuk menegur kita, bahasa Magnet Rezeki-nya itu “cermin ajaib”.
Mestinya kita bercermin, tapi kita malah negatif thinking pada dia bahwa dialah yang suudzon dan kita yang berada di pihak yang benar.
Orang Magnet Rezeki, akan selalu mawas diri. Menurunkan Garis Kebenaran-nya. Mengambil tanggung jawab bahwa saya di pihak yang salah dan harus belajar. Orang lain selalu di sisi yang benar. Dia adalah alat dari Allah utk mengajak saya bercermin.
Menurunkan Garis Kebenaran dan Cermin Ajaib adalah dua ilmu penting di MR yang akan membuat kita mudah bersikap atas perbedaan.
Maka jawaban saya : Yang paling aman... tidak langsung percaya dengan prinsip di atas. Bertanggung jawablah atas dosa kita sendiri. Jangan jadikan suudzon org lain sebagai fasilitas penggugur dosa kita. Agar Allah benar2 mau memaafkan kita tanpa ada sedikitpun sikap merasa paling benar sendiri.
Sahabatmu,
Nasrullah
❤1
KOQ JADI SALAH TERUS?
Beberapa insan Magnet Rezeki menjalankan jurus-jurusnya dengan mudah. Mereka merasa ilmu MR mempermudah pemahaman yang sudah pernah dipelajari sebelumnya.
Tapi sebagian lagi menjalankannya dengan penuh perjuangan. Jurus2nya membuat kening berkerut. Salah satu yang dipertanyakan adalah “kenapa koq saya harus merasa salah terus?”
Di jurus Garis Kebenaran memang itu yang harus dilakukan. Dalam jurus itu, saya mengungkapkan bahwa semua persoalan (masalah) dimulai dari prinsip “saya benar, orang lain yang salah”. Dan seluruh solusi, rizqi, keajaiban, dimulai dari kebalikannya yaitu : “Saya yang salah, orang lain yang pasti benar”
Tidak mudah menerima prinsip ini. Walaupun saya sudah menjelaskannya dengan detail di jurus Garis Kebenaran. Bagi yang belum pernah mendengar audio tersebut, saya sarankan langsung menuju ke sana.
Pastinya tidak mudah. Karena kita dididik sedaaari kecil, untuk menyalahkan setiap kejadian tidak mengenakkan yang terjadi pada diri kita. Saat masih kecil dulu, saat terjatuh dari tangga misalnya, ibu kita atau pengasuh kita memukul tangganya dan mengatakan “ini tangganya yang salah” dan kita yang masih kecil itu merasa senang dan berhenti menangis.
Ya, sudah dipupuk sejak kecil. Sehingga ketika kita menerima Kebenaran dari ilmu2 yang kita pelajari di sekolah, negeri maupun sekolah agama, bukannya membuat kita semakin indah di mata Allah, tapi malah membuat kita jumawa dan merasa paling memiliki kebenaran.
Ilmu MR adalah ilmu yang mengembalikan kepada fitrah, bahwa kita bukan pemilik kebenaran, bahkan sebaliknya, tempatnya hina dan salah. Saat keluar dari fitrah pastinya tidak nyaman. Klaim Kebenaran hanya akan menimbulkan persoalan demi persoalan. Masalah tak kunjung selesai.
Lalu ada yang bertanya seperti di atas itu, “koq jadinya saya harus merasa salah terus?” Pertanyaan yang menunjukkan ketidak-nyamanan jika harus berada dalam posisi inferior. Inginnya sih kita bisa benar juga.
Bisakah kita berada dalam posisi benar? Kabar baiknya, ada saatnya di mana kita benar.
Boleh saja kita berada dalam kebenaran, tapi ada syaratnya, yaitu kita tidak boleh “merasa benar sendiri”. Perasaan merasa benar sendiri inilah yang membuat kita menunjuk orang lain salah, dan muncullah berbagai persoalan.
Prinsip “Merasa benar sendiri” inilah bibit kesombongan yang Rasulullah saw sampaikan dalam sabdanya “tidak akan pernah masuk syurga, sesiapa yang dalam hatinya masih ada kesombongan walaupun sebesar biji dzarrah”
Nah, Kita bisa benar, kalau posisi ini terjadi. Yaitu: “merasa benar bersama”
Langkahnya, buat orang lain dalam posisi benar, fahami sikapnya, dalami alasan-alasannya, maklumi perbedaannya, lalu bekerjasama. Dititik itulah kita akan merasa benar bersama.
Posisi ini tidak mudah. Kebenaran bersama hanya akan dicapai manakala semua pihak menurunkan egonya.
Daaaan... menurunkan ego, dimulai dari “saya yang salah, dia pasti benar”.
Sahabatmu,
Nasrullah
Beberapa insan Magnet Rezeki menjalankan jurus-jurusnya dengan mudah. Mereka merasa ilmu MR mempermudah pemahaman yang sudah pernah dipelajari sebelumnya.
Tapi sebagian lagi menjalankannya dengan penuh perjuangan. Jurus2nya membuat kening berkerut. Salah satu yang dipertanyakan adalah “kenapa koq saya harus merasa salah terus?”
Di jurus Garis Kebenaran memang itu yang harus dilakukan. Dalam jurus itu, saya mengungkapkan bahwa semua persoalan (masalah) dimulai dari prinsip “saya benar, orang lain yang salah”. Dan seluruh solusi, rizqi, keajaiban, dimulai dari kebalikannya yaitu : “Saya yang salah, orang lain yang pasti benar”
Tidak mudah menerima prinsip ini. Walaupun saya sudah menjelaskannya dengan detail di jurus Garis Kebenaran. Bagi yang belum pernah mendengar audio tersebut, saya sarankan langsung menuju ke sana.
Pastinya tidak mudah. Karena kita dididik sedaaari kecil, untuk menyalahkan setiap kejadian tidak mengenakkan yang terjadi pada diri kita. Saat masih kecil dulu, saat terjatuh dari tangga misalnya, ibu kita atau pengasuh kita memukul tangganya dan mengatakan “ini tangganya yang salah” dan kita yang masih kecil itu merasa senang dan berhenti menangis.
Ya, sudah dipupuk sejak kecil. Sehingga ketika kita menerima Kebenaran dari ilmu2 yang kita pelajari di sekolah, negeri maupun sekolah agama, bukannya membuat kita semakin indah di mata Allah, tapi malah membuat kita jumawa dan merasa paling memiliki kebenaran.
Ilmu MR adalah ilmu yang mengembalikan kepada fitrah, bahwa kita bukan pemilik kebenaran, bahkan sebaliknya, tempatnya hina dan salah. Saat keluar dari fitrah pastinya tidak nyaman. Klaim Kebenaran hanya akan menimbulkan persoalan demi persoalan. Masalah tak kunjung selesai.
Lalu ada yang bertanya seperti di atas itu, “koq jadinya saya harus merasa salah terus?” Pertanyaan yang menunjukkan ketidak-nyamanan jika harus berada dalam posisi inferior. Inginnya sih kita bisa benar juga.
Bisakah kita berada dalam posisi benar? Kabar baiknya, ada saatnya di mana kita benar.
Boleh saja kita berada dalam kebenaran, tapi ada syaratnya, yaitu kita tidak boleh “merasa benar sendiri”. Perasaan merasa benar sendiri inilah yang membuat kita menunjuk orang lain salah, dan muncullah berbagai persoalan.
Prinsip “Merasa benar sendiri” inilah bibit kesombongan yang Rasulullah saw sampaikan dalam sabdanya “tidak akan pernah masuk syurga, sesiapa yang dalam hatinya masih ada kesombongan walaupun sebesar biji dzarrah”
Nah, Kita bisa benar, kalau posisi ini terjadi. Yaitu: “merasa benar bersama”
Langkahnya, buat orang lain dalam posisi benar, fahami sikapnya, dalami alasan-alasannya, maklumi perbedaannya, lalu bekerjasama. Dititik itulah kita akan merasa benar bersama.
Posisi ini tidak mudah. Kebenaran bersama hanya akan dicapai manakala semua pihak menurunkan egonya.
Daaaan... menurunkan ego, dimulai dari “saya yang salah, dia pasti benar”.
Sahabatmu,
Nasrullah
❤2
NEXT PROGRAM
SUPER TRAINING/MINI-CAMP
- Malaysia 5-6 Okt
- Surabaya 11-12 Okt
- Makassar 19-20 Okt
Daftar di CTMR masing2
Atau
www.rahasiamagnetrezeki.com/supertraining
SUPER TRAINING/MINI-CAMP
- Malaysia 5-6 Okt
- Surabaya 11-12 Okt
- Makassar 19-20 Okt
Daftar di CTMR masing2
Atau
www.rahasiamagnetrezeki.com/supertraining
❤1
Pagi ini membersamai anak2 santri. Doakan mereka ya. Agar jadi anak2 sholeh yang membanggakan Allah dan Rasul-Nya
❤1
#Testimoni
#CTMR
Cara Allah menyampaikan ilmu MR ini kpd hambaNya sungguh ajaib, kalau mrk yg sengaja datang ke kajian, seminar atau camp itu ckp biasa, pasti mereka sungguh2 ingin dapatkan ilmu ini kesadaran pribadinya.
Tapi cukup uniq ketika Allah akhirnya memaksa ilmu ini sampai kepada orang2 yg tak berfikir ikut kajian, seminar apalagi camp bahkan ilmu MR saja bisa jadi mereka ga tau
Dan..
inilah yg terjadi kepada ibu catering di sekolah kami. Selama ini saya fokus memberikan kajian ilmu ini kpd guru dan siswa, sampai suatu waktu terjadi peristiwa keren di sekolah kami, sayur di lunch anak2 basi. Ribuan anak akhirnya ga bisa makan siang, ortu pastinya pada komplain, dan bagi saya ini saat pembuktian diri nerapin jurus ilmu MR, saya salah, smg Allah ampuni saya , siap belajar lagi
Yang merasa tersudut pastinya ibu2 dapur yg masakin menu hari itu, akhirnya mau ga mau turun gununglah saya ke dapur, hikmahnya saya jd kenal ibu2 dapur yg jumlahnya puluhan, kehidupan dan suasana dapur.
Tetapi lepas dari apapun pembelajaran hrs diberikan kpd mereka, ga mudah utk memberikan sanksi, tp disaat bersamaan teringat kisah khadimah pa Nas yg ambil uang, maka bismillah kami lbh memilih mengakui dosa kami daripada menyalahkan mereka. Ada hak mrk yg belum kami tunaikan, yaitu memberikan ilmu MR kpd mereka😊
Maka, dimulailah kajian perdana MR utk ibu2 tkng masak di dapur, baru satu kali kajian alhamdulillah menurut pengawas di dapur suasana di dapur jadi lebih ceria, tugas pertama yg sy berikan ke mereka adalah memperbanyak istigfar, sambil masak istigfar, sambil packing istigfar, aktivitas banyakin istigfar,
Masya Allah,,, pilihan solusi spt ini ternyata jauh mendamaikan dp sekedar memberikan sanksi ST atau SP
#CTMR
Cara Allah menyampaikan ilmu MR ini kpd hambaNya sungguh ajaib, kalau mrk yg sengaja datang ke kajian, seminar atau camp itu ckp biasa, pasti mereka sungguh2 ingin dapatkan ilmu ini kesadaran pribadinya.
Tapi cukup uniq ketika Allah akhirnya memaksa ilmu ini sampai kepada orang2 yg tak berfikir ikut kajian, seminar apalagi camp bahkan ilmu MR saja bisa jadi mereka ga tau
Dan..
inilah yg terjadi kepada ibu catering di sekolah kami. Selama ini saya fokus memberikan kajian ilmu ini kpd guru dan siswa, sampai suatu waktu terjadi peristiwa keren di sekolah kami, sayur di lunch anak2 basi. Ribuan anak akhirnya ga bisa makan siang, ortu pastinya pada komplain, dan bagi saya ini saat pembuktian diri nerapin jurus ilmu MR, saya salah, smg Allah ampuni saya , siap belajar lagi
Yang merasa tersudut pastinya ibu2 dapur yg masakin menu hari itu, akhirnya mau ga mau turun gununglah saya ke dapur, hikmahnya saya jd kenal ibu2 dapur yg jumlahnya puluhan, kehidupan dan suasana dapur.
Tetapi lepas dari apapun pembelajaran hrs diberikan kpd mereka, ga mudah utk memberikan sanksi, tp disaat bersamaan teringat kisah khadimah pa Nas yg ambil uang, maka bismillah kami lbh memilih mengakui dosa kami daripada menyalahkan mereka. Ada hak mrk yg belum kami tunaikan, yaitu memberikan ilmu MR kpd mereka😊
Maka, dimulailah kajian perdana MR utk ibu2 tkng masak di dapur, baru satu kali kajian alhamdulillah menurut pengawas di dapur suasana di dapur jadi lebih ceria, tugas pertama yg sy berikan ke mereka adalah memperbanyak istigfar, sambil masak istigfar, sambil packing istigfar, aktivitas banyakin istigfar,
Masya Allah,,, pilihan solusi spt ini ternyata jauh mendamaikan dp sekedar memberikan sanksi ST atau SP
❤2👍1
Yg ada di sekitar Batujajar, Bandung. Bisa menyekolahkan anak2 nya di SDKR
❤1
NEXT PROGRAM
SUPER TRAINING/MINI-CAMP
- Malaysia 5-6 Okt
- Surabaya 11-12 Okt
- Makassar 19-20 Okt
Daftar di CTMR masing2
Atau
www.rahasiamagnetrezeki.com/supertraining
SUPER TRAINING/MINI-CAMP
- Malaysia 5-6 Okt
- Surabaya 11-12 Okt
- Makassar 19-20 Okt
Daftar di CTMR masing2
Atau
www.rahasiamagnetrezeki.com/supertraining
❤1