Nasrullah - Magnet Rezeki
71.3K subscribers
4.26K photos
795 videos
51 files
2.06K links
Menarik Rezeki Dahsyat dengan Cara Allah.

Ilmunya ada di AUDIO. Kumpulan audionya di: https://telegram.me/audiomagnetrezeki

Ilmunya jg ada di TESTIMONI 2-nya.

Channel ini tdk ada hubungannya dgn crypto2, money game dll. Mhn hati2 dgn iklan yg tdk baik
Download Telegram
Banyaaaak banget yang kayak gini. Andaikan sudah mengenal ilmu MR sejak dulu.

Ya sudah... Masa lalu sudah tidak bisa diubah. Tinggal mengisi masa depan dengan ilmu yang baik. In Syaa Allah takdir kita akan jauh lebih indah.

Yuk kita sebarkan ilmu MR ini, agar lebih banyak yang terselamatkan hidupnya.
1
Sy sedang di Malaysia. Agendanya bertemu dengan JAKIM (Jabatan Agama Kemajuan Islam Malaysia).

Untuk mempresentasikan ilmu Magnet Rezeki. Krn di sini harus ada izin dalam menyampaikan ilmu2 khususnya bernafaskan Islam.

Doakan yaaa
1
Ini wawancara saya dengan Dato Farida. Dapatkan mobil (bahasa melayunya : kereta) Vellfire Executive Lounge secara gratis (percuma) yang nilainya 4 kali lipat dari yang dia LOP-kan.

Nantikan uploadnya di YouTube
1
*ST MR = Indahnya I'tikaf*
by omRUL

Alhamdulillah 5 thn terakhir ini selalu sy sempatkan diri melakukan i'tikaf pd 10 terakhir ramadhan. Walau terkadang keluar pd siang harinya. Namun pd mlm hr hrs maksimal.

Di sana ada suasana, hening, bahagia. Apalagi stlh selesai lebaran betapa beningnya hati. Serasa tanpa beban. Ingin rasanya ramadhan terus sj sepanjang tahun.
Yah... begitulah indahnya i'tikaf.

Namun pd suasana ST MR 19- 20 kemarin sepertinya suasana i'tikaf itu menyapa sy begitu indahnya. Apalagi stlh tahajud hingga pentutpan ST. Bahkan hingga detik ini. Hati sy masih berbunga2. Mungkin ini yg dimaksud Pak Nas sbg "manusia baru". Bhw hidup ini utk bersenang2. Dimanja. Walau persoalan hidup masih menari2 di sekitar sy. Tapi sy sdh abai.

Bahkan ketika sy tiba di rmh kemarin ba'da magrib. Ada suasana yg membahagiakan; isteri, anak. Seakan mereka menyambut tamu agung yg tiba di rmhnya. Terlebih stlh sy ceritakan momen ujian ST MR. Suasana bohlam yang menghancurkan ubin/tegel (lupa istilahnya). Terlebih lagi stlh sy perlihatkan ubin/tegel yg berkeping 3 yg di atasnya ada tulisan impian hidup keluarga kami.

Allahu akbar.
Terima kasih Pak Nas. Beserta tim MR.
(Airmata sy menetes ketika menulis pragraf terakhir ini)
👍21
SELAMAT HARI SANTRI

Ini video keren dari pesantren Asyifa, tempat ketiga anak saya menimba ilmu.
1
Alhamdulillah... Ini ada lagi testimonial dari Malaysia. Dapat 74.000 ringgit secara ajaib. Smg teman2 bisa ikut belajar.
1
Satu lagi testimonial dari negeri Jiran. Tak tanggung... 3,5 milyar didapat dari ilmu Magnet Rezeki
1
BALADA TRAINER
MAGNET REZEKI

Beginilah kehidupan kami. Dihiasi dengan banyaknya orang2 yang mau konsultasi dan mengadukan persoalan hidupnya. Sebagai trainer, kami harus siap menemani mereka.

Malam ini, telah menunggu di lobby hotel di Shah Alam, Malaysia, seorang yang dipanggil Umi. Beliau menjaga dua cucunya di hari tua. Anaknya meninggal dunia, menantunya pun menghadapi persoalan yang tidak ringan.

Umi yang kini berumur 62 thn hidup seperti tanpa penyangga. Tanpa tiang. Mengandalkan uang pensiun, dia hidup dengan suami yang juga sudah tua, umur 66 tahun. Dan dua cucu yang salah satunya menghidap autis.

Ya hanya mereka, dua orang tua. Dan dua orang cucu.

Kami, sebagai trainer MR, harus memancarkan rasa cinta dan kasih sayang kami. Seletih apapun, dihadapan orang, kami harus tampil tegar, agar mereka punya sahabat yang bisa diandalkan.

Dengan sabar, sekitar 1 jam, saya dengarkan keluh kesahnya. Dan juga harapannya. Memisahkan hawa nafsunya, merapihkan kata-katanya. Meluruskan niatnya.

Lalu saya ajak Umi bergarpu tala. Dapatlah ayat yang menghibur hatinya.

“Dialah Allah yang meninggikan langit tanpa tiang” (13:2)

Paaaaas banget ayatnya. Umi yg hidup berasa tanpa tiang, Allah hibur bahwa Allah pun meninggikan langit tanpa tiang.

Seterusnya, adalah ayat2 penghibur hati dan yakin akan janji-Nya.

Setelah saya lihat garis wajahnya yang sudah semangat dan lepas belenggunya, saya pamit, krn besok harus beraktivitas. Pizza yang Umi siapkan, terpaksa saya ber-sopan2 menolaknya. Perut sudah terisi penuh dengan nasi goreng kampung dan sup tulang favorit saya.

Alhamdulillah Umi faham. Pizza itu mgkn akan mendarat di perut org lain.

Selamat menjalani hidup Umi. Yakinlah. Tegarlah. Allah Maha sayang pada hamba-Nya. Dia hadir. Dia Ada. Untuk menjadi “penyangga” bagi semua yang berharap kepada-Nya.

Doa saya pada Umi dan semua orangtua yang selalu sabar menemani generasi penerus bumi.

In picture : saya, puan Safiyah dan Umi yang memegang Al-Qur’an.
1