Kalau bukunya tetap harga 79.000 kalau tambah cover 30.000 jadi 109.000
β€1π1
SUDAH SUBSCRIBE YOUTUBE?
www.youtube.com/c/nasrullahmagnetrezeki
Bbrp hari ini saya lagi rajin2nya meng upload video di youtube. Kontennya lebih banyak testimonial. Ya karena cerita setiap orang berbeda, unik dan menggerakkan. Apalagi cerita-cerita keajaiban. Seru.
Youtube juga merupakan komunitas online yang makin lama makin luas. Isinya beragam, mulai dari yang bermanfaat sampai yang menjauhkan dari Allah.
Misi saya adalah untuk menambah nilai2 positif yg ada di YouTube. Anda yang subscribe juga semoga In Syaa Allah dapatkan pahalanya. Aamiin.
Segera ke channelnya ya
www.youtube.com/c/nasrullahmagnetrezeki
Subscribe dan Bunyikan juga loncengnya. Ajak teman2 juga untuk mendapatkan keajaiban yang teman2 sdh rasakan.
Makasih yaaa
www.youtube.com/c/nasrullahmagnetrezeki
Bbrp hari ini saya lagi rajin2nya meng upload video di youtube. Kontennya lebih banyak testimonial. Ya karena cerita setiap orang berbeda, unik dan menggerakkan. Apalagi cerita-cerita keajaiban. Seru.
Youtube juga merupakan komunitas online yang makin lama makin luas. Isinya beragam, mulai dari yang bermanfaat sampai yang menjauhkan dari Allah.
Misi saya adalah untuk menambah nilai2 positif yg ada di YouTube. Anda yang subscribe juga semoga In Syaa Allah dapatkan pahalanya. Aamiin.
Segera ke channelnya ya
www.youtube.com/c/nasrullahmagnetrezeki
Subscribe dan Bunyikan juga loncengnya. Ajak teman2 juga untuk mendapatkan keajaiban yang teman2 sdh rasakan.
Makasih yaaa
β€2
Hari ini saya mengisi Tembilahan. Disamping saya pak Bupati Indragiri Hilir yang mau mengikuti acara sampai akhir... alhamdulillah
β€1
Alhamdulillah... masuk dalam berita... smg ilmu Magnet Rezeki menyebar ke seluruh Indonesia. Aaamiiin.
β€1
Forwarded from Tendi Murti
KATA PENGANTAR BUKU IKUTI SAJA MAU-NYA DARI UST. NASRULLAH
Dalam ilmu Magnet Rezeki salah satu ilmu yang terpenting adalah tentang Law of Projection. Apa itu Law of Projection? Simpelnya bagaimana cara mengubah hidup dimulai dari cara berpikir.
Anda tahu proyektor, kan? Ketika proyektor dinyalakan, lalu laptop disambungkan ke proyektor, maka akan muncul gambar di layar sesuai dengan apa yang ada di laptop.
Ketika ingin mengubah gambar yang ada di layar, maka gambar yang di laptop lah yang harus diubah. Kenapa begitu? Ya memang hukumnya seperti itu.
Nggak mungkin kita mengubah gambarnya dengan mengganti layarnya. Bahkan pakai layar yang paling canggih sekali pun.
Nah begitu juga dengan hidup. Seringnya manusia ingin berubah lebih baik, tapi mereka hanya mengubah layarnya saja. Cari layar yang satu, nggak berubah juga. Beli yang lebih canggih, tetap nggak berubah. Lha gimana mau berubah kalau yang diubah adalah layarnya.
Di hidup kita juga begitu.
- Banyak yang mengeluh amanah (utang) bulanan yang nggak sedikit dan nggak selesai-selesai
- Anak yang nggak gampang ditenangkan.
- Suami yang ternyata main belakang sama perempuan lain.
Banyaknya dari kita menunjuk orang lain atas apa yang terjadi pada hidup kita.
Padahal, nggak gitu. Atas semua yang terjadi pada diri kita disebabkan dari apa yang kita lakukan dulu kala. Firman Allah swt:
"Sesungguhnya Allah tidak menzhalimi manusia sedikit pun, tetapi manusia itulah yang menzhalimi dirinya sendiri." (Qs. Yunus:44)
Di buku Ikuti Saja Mau-Nya seperti mematahkan itu semua. Setiap kejadian-kejadian yang dihadapi sehari-hari, semangatnya adalah semangat mengevaluasi diri.
Di buku ini bisa dipahami bahwa bahkan pada kejadian sehari-hari kita bisa menemukan hikmah yang bisa dipelajari untuk dijadikan bekal hidup ke depan.
Misal saja di tulisan yang berjudul ILUSI ILMU. Bagaimana di sekitar kita banyak yang berbagi ilmu tapi nggak ingat untuk mengaplikasikannya.
Atau tulisan yang berjudul Jejak Kebaikan, bagaimana setiap orang bisa berbuat hal yang bahkan sekadar menyingkirkan duri di jalan, asalkan itu kebaikan, maka ia sedang menuliskan jejak kebaikannya.
Begitulah, semuanya tentang diri sendiri. Tentang evaluasi diri. Semoga buku ini bukan hanya jadi bacaan, tapi juga menjadi ajakan bahkan jadi rujukan kecil untuk membangun hal-hal besar di kemudian hari.
Nasrullah Magnet Rezeki
Dalam ilmu Magnet Rezeki salah satu ilmu yang terpenting adalah tentang Law of Projection. Apa itu Law of Projection? Simpelnya bagaimana cara mengubah hidup dimulai dari cara berpikir.
Anda tahu proyektor, kan? Ketika proyektor dinyalakan, lalu laptop disambungkan ke proyektor, maka akan muncul gambar di layar sesuai dengan apa yang ada di laptop.
Ketika ingin mengubah gambar yang ada di layar, maka gambar yang di laptop lah yang harus diubah. Kenapa begitu? Ya memang hukumnya seperti itu.
Nggak mungkin kita mengubah gambarnya dengan mengganti layarnya. Bahkan pakai layar yang paling canggih sekali pun.
Nah begitu juga dengan hidup. Seringnya manusia ingin berubah lebih baik, tapi mereka hanya mengubah layarnya saja. Cari layar yang satu, nggak berubah juga. Beli yang lebih canggih, tetap nggak berubah. Lha gimana mau berubah kalau yang diubah adalah layarnya.
Di hidup kita juga begitu.
- Banyak yang mengeluh amanah (utang) bulanan yang nggak sedikit dan nggak selesai-selesai
- Anak yang nggak gampang ditenangkan.
- Suami yang ternyata main belakang sama perempuan lain.
Banyaknya dari kita menunjuk orang lain atas apa yang terjadi pada hidup kita.
Padahal, nggak gitu. Atas semua yang terjadi pada diri kita disebabkan dari apa yang kita lakukan dulu kala. Firman Allah swt:
"Sesungguhnya Allah tidak menzhalimi manusia sedikit pun, tetapi manusia itulah yang menzhalimi dirinya sendiri." (Qs. Yunus:44)
Di buku Ikuti Saja Mau-Nya seperti mematahkan itu semua. Setiap kejadian-kejadian yang dihadapi sehari-hari, semangatnya adalah semangat mengevaluasi diri.
Di buku ini bisa dipahami bahwa bahkan pada kejadian sehari-hari kita bisa menemukan hikmah yang bisa dipelajari untuk dijadikan bekal hidup ke depan.
Misal saja di tulisan yang berjudul ILUSI ILMU. Bagaimana di sekitar kita banyak yang berbagi ilmu tapi nggak ingat untuk mengaplikasikannya.
Atau tulisan yang berjudul Jejak Kebaikan, bagaimana setiap orang bisa berbuat hal yang bahkan sekadar menyingkirkan duri di jalan, asalkan itu kebaikan, maka ia sedang menuliskan jejak kebaikannya.
Begitulah, semuanya tentang diri sendiri. Tentang evaluasi diri. Semoga buku ini bukan hanya jadi bacaan, tapi juga menjadi ajakan bahkan jadi rujukan kecil untuk membangun hal-hal besar di kemudian hari.
Nasrullah Magnet Rezeki
β€2
Sebelum buku Bahagia Tanpa Syarat muncul, silahkan diselami buku ini dulu... karya seorang CTMR dan sy berikan pengantar di bukunya...
β€1π1
Alhamdulillah... bahagia bisa menginspirasi para pejuang2 negara... Smg Allah muliakan mereka semua dunia dan akhirat. Aaamiin.
β€1
Sedang LIVE di pesantren, bagi rapot dan temu bahagia dengan ayah dan bunda. Hari ini mrk semua dijemput untuk pulang ke rumah masing2.
β€1π1