Nasrullah - Magnet Rezeki
70.6K subscribers
4.26K photos
795 videos
51 files
2.06K links
Menarik Rezeki Dahsyat dengan Cara Allah.

Ilmunya ada di AUDIO. Kumpulan audionya di: https://telegram.me/audiomagnetrezeki

Ilmunya jg ada di TESTIMONI 2-nya.

Channel ini tdk ada hubungannya dgn crypto2, money game dll. Mhn hati2 dgn iklan yg tdk baik
Download Telegram
#Testimoni
#MegaSeminar

Assalamualaikum wr wb coach arif dan coach hamzah mohon izin sedikit bercerita saya benar2 bersyukur mengenal ilmu ini

Untuk ke dua kalinya saya ikut seminar kemarin niatan saya pengen banget ajak suami saya tapi ternyata Allah belum mengijinkan karena masih banyak lagi alasan suami saya mungkin ilmu dari coach arif tentang kisah buaya patut saya terapkan ke suami saya.heee...

Malam sebelum berangkat seminar saya lihat amplop warna coklat di tas suami saya.dulu sebelum saya kenal dengan maghnet rezeki pasti langsung saya ambil tanpa permisi😭tapi sekarang setelah saya tahu ilmu dahsyat ini saya tidak berani sebelum suami saya serahkan ke saya.

Nah saya coba praktekkan ilmu kedip2 eh pagi pas suami mau berangkat kerja langsung panggil saya dan menyerahkan amplop itu kepada saya luar biasa dahsyat. Saya sampai bengong serasa tidak percaya karena waktu itu saya cuma pesan di otak saya bahwa amplop itu pasti untuk saya.

Selain itu, malam saat saya mau transfer ke coach arif ternyata ada banking masuk yang ndak tau itu uang dari mana.subhanaallah keren banget pokoknya.

Jadi hidup saya sekarang lebih ajaib. sepulang saya ikut seminar magnet rezeki untuk ke dua kalinya luar biasa banget pokoknya.

Sampai di rumah ternyata sudah di tunggu keajaiban ada suruhan orang perusahaan datang ke rumah mengantarkan amplop.dan hebatnya lagi ternyata sehari kemarin orang itu 3x ke rumah mencari saya untuk mengantarkan keajaiban itu.

Terima kasih Ya Robb atas segala kasih sayangku kepada hamba.dan terima kasih juga saya ucapkan kepada coach arif dan coach hamzah...
2
#Testimoni
#MegaSeminar

Assalamualaikum selamat siang pak Nas.. Nama Saya Muhammad Ridwan Pramono. Berasal dari kota Kendal, Dan sy saat ini masih duduk di bangku SMK kls 12 ( 3 SMK ) di SMK NEGERI 2 KENDAL. Sy ingin menceritakan pengalaman hidup sy yg berkaitan dgn ilmu Magnet Rezeki.

Pada awalnya sy mengenal ilmu Magnet Rezeki itu dari PT ARMINAREKA PERDANA. Sy ikut bergabung di perusahaan tersebut dan lama kelamaan sy di perkenalkan dengan ilmu Magnet Rezeki ini. Awalnya saya belum percaya gimana bisa diam saja dapat rezeki..

Namun pada waktu itu saya di beri link akun YouTube pak Nas. Yaitu Magnet Rezeki Nasrullah, Spt itu.. Dan sy tonton, sy lihat waktu itu dan saya tertarik apa itu magnet rezeki. Dan suatu hari di PT ARMINAREKA PERDANA ada sebuah acara yaitu Milyarder Camp, disitulah sy bertemu motivator trainer hebat dan kondang yaitu beliau Bapak Juli Irmayanto. Beliau mengulas dan menyampaikan sedikit mengenai apa itu ilmu Magnet Rezeki. Dan saya semakin tertarik utk mempelajarinya. Dan pada suatu hari sy pinjam buku Rahasia Magnet Rezeki milik saudara saya dan saya baca.. Semakin saya baca semakin saya tertarik.


Dan setelah itu sy mempraktekan ilmu Magnet Rezeki itu dlm kehidupan sy. Sungguh pak Nas.. Ilmu Magnet Rezeki itu merubah kehidupan sy jd lbh baik pak nas. Yg tadinya sy tdk pernah sholat, ngaji, dan beribadah sesuai anjuran kini setelah sy baca bukunya Magnet Rezeki saya semakin menjadi lbh baik.

Dan tepat pada tgl 28 April 2019 Alhamdulillah Allah SWT mengizinkan saya utk hadir di acara Mega Seminar Magnet Rezeki yg diadakan di GEDUNG BALAIRUNG kampus UPGRIS SEMARANG. Dan semenjak Seminar itu sy mendapatkan banyak keajaiban.


Sy mendapatkan banyak rezeki yg datang dlm kehidupan saya. Hati jauh lbh tenang dan emosi jauh lbh terkontrol . Jika ada Acara Camp / Seminar Magnet Rezeki sy ingin ajak ibu dan adek saya utk hadir di acara tersebut.


Terimakasih atas perhatian dan waktunya.. Wassalam.. 😊🙏
2
Banyak jalan mengenal Magnet Rezeki...
1
SHOLAT JUMAT KALI INI RASANYA BERBEDA

Krn ini jumat terakhir sblm masuk bulan Ramadhan. Dan saya dapatkan nasihat khutbah itu dalam bahasa turki di Masjid Sultan Ahmet, Istanbul.

Beruntung ada aplikasi yg menterjemahkan khutbah bahasa turki itu ke bahasa inggris.

Orang sebelah saya yg ngajarin.

Rasanya merinding dengar khatib memotivasi rakyat turki. Ya krn nasihatnya diulang-ulang, mendandakan seperti mau berjuang keras luar biasa. Ya wajar sih puasanya org eropa ini lebih lama dari kita.

Saya lgsg lihat jam : waw puasa mereka 2,5-3 jam lebih lama daripada kita di Indonesia. Kalau kita kan cuma 14 jam. Mereka 16,5 sampai 17 jam. Maghribnya baru jam 8 malem.

Pantas sih kalau khatibnya menggebu2 menyemangati. Krn ga mudah puasa di eropa ini.

Saya akan dapat 5 hari puasa di Monaco. Smg Allah mudahkan melaluinya. Temen2 seperjalanan sudah siap2 utk tarawih dan sahur bersama. Mudah2an pihak hotel mengizinkan dan memberi ruangan.

Siap semangat mengejar keberkahan Ramadhan yg lebih panjang dari biasanya.
2
DO YOU DO RAMADHAN?

Itu pertanyaan seorang driver yang mengantar saya dari bandara prancis ke hotel dekat menara eifell.

Beberapa kali saya ke Eropa dan supirnya selalu Muslim. Tak berbeda dengan kali ini. Rasanya seperti di rumah sendiri, menemukan Muslim di negeri Eropa.

Ah sayang, saya ga tanya nama. Di kepala saya lebih sibuk menyalahkan diri sendiri, kenapa langsung ambil taxi calo dan ga ke taxi resmi.

Tapi, semua sudah terjadi. Saya berusaha menemukan nilai bahagia dari pilihan yang tidak tepat ini.

Dan saya menemukan kebahagiaan itu ada pada keramahan sang driver. Seorang Aljazair yang sudah lahir dan besar di Paris.

“Do you do Ramadhan? Because in Paris, we fasted 17 hours and now you are in safar?”

“Yes, i’ll try” jawab saya mantap. “And you? Do yo do Ramadhan?” Tanya saya balik.

“Off course!” Jawaban dia lebih mantap. Lalu dia jelaskan tentang puasa di Norway yang bisa 22 jam berpuasa. Dan itu tidak mungkin katanya. Ulama memberikan fatwa untuk ikut ke negara Muslim terdekat.

Terus dan terus dia mengajarkan banyak hal pada saya. “Wow ini Muslim kuat nampaknya”

Ya saya tadinya mengukur sang driver ini Muslim yang tidak kuat. Karena biasanya begitu. Tapi kali ini berbeda, beruntung karena saya dapat kesempatan belajar banyak hal2 baik darinya.

Dalam kepala saya, mensetting niat. Berapapun biaya yang dia minta, saya akan berikan tanpa nawar.

“Biayanya 81,7 euro” kata dia ketika sampai. Saya tunjukkan aplikasi converter dan keluar 91,3 dolar. Lalu saya berikan 100 dolar padanya dan meminta untuk mengambil kembaliannya.

“Are you sure?” Dia memastikan. Lalu saya jabat erat tangannya. “Halal” ucap saya. Dia gembira, saya gembira. Gembira karena Allah jaga kami dalam perjalanan sampai ke hotel di pukul 24 tengah malam.

Gembira karena saya bisa tetap bahagia tanpa syarat. Lalu Allah yang mengajarkan banyak hal melalui lisan sang driver.
2
Ini foto saat taxi kami harus melalui perempatan di menara eifell.
1
H-7

Safari Ramadhan DEPOK
13 mei 2019
Hotel Bumi Wiyata, Depok

Smg Allah mudahkan kita silaturrahim dan mengkaji ilmu Magnet Rezeki

Infaq : Rp 200.000,-

Daftar di
wa.me/6282383954056
1
KEHILANGAN HAPE DI PARIS

“Biii... kayaknya hape aku jatuuuh” seru Fadhilah panik. Saya segera berbalik dan menghampirinya. Pagi itu hujan dan berangin. Suhu yang dingin makin dingin. Mungkin sekitar 3 derajat celcius.

Dhila nampaknya kerepotan. Pegang payung, pasang sarung tangan, jaketnya juga seperti tidak mendukung suhu dingin. Saya ga sempet memeriksa saat siap2. Cuma uminya yang banyak brief.

Okelah... ini anak belum siap. Namanya juga anak2, baru lulus SMP. Saat melihat menara eiffel pertama kali, dia langsung merogoh kantongnya dan saat itu hapenya jatuh. Tangannya beku. Tapi dia ga sadar bla bla... terang dhila ga jelas.

Yang membuat dia panik, itu bukan hapenya dia. Tapi Hape kakaknya, Farhah. Iphone 7 pemberian saya. Sudahlah merasa kehilangan, plus takut diomeli kakaknya yang mungkin cemburu dhila dapat trip yang lebih spesial darinya, lengkap!.

Saya terburu2 berbalik, menyusuri jalan dan menyisir pandangan yang masih berhias air hujan. Tidak ada. Ya sudah. Hape itu berubah bentuk. Ya kan ga ada yang hilang. Hanya berubah energi.

Saya tarik nafas. Berusaha bahagia tanpa syarat. Semua sudah sempurna. Apapun yang terjadi, pasti ada hikmahnya. Wooow kereeeen ucap saya.

Tapi Dhila masih bersedih. Dia masih belum percaya hape itu harus lepas dari dirinya.

Di dalam Bis Hop On Hop Off saya berusaha membesarkan hatinya. “Abi ga marah?” Tanyanya. “Untuk apa marah? Malah kita jadi ga bisa menikmati perjalanan ini. Sudahlah hape ga ada, trus harus kehilangan bahagia menikmati perjalanan? Ya gak lah...”

Secara pribadi saya sudah mendidik diri untuk siap kehilangan. Toh itu adalah bungkus permen yang menjadi tanda akan dapat permennya. “Buaagus itu” seru saya pada dia.

Tapi buru-buru saya bingkai pendidikan ini dengan rasa tanggung jawab. “Tapi Dhila harus banyak belajar dari kejadian ini” seru saya. “Iya bi”

“Pertama, ga ada yang terjadi kecuali karena dosa. Coba Dhila berfikir dosa apa. Dan minta ampun ke Allah. Lalu ganti dengan kesungguhan yang teramat sungguh2, Dhila harus selesaikan hafalannya yang ditunda-tunda. Mungkin karena Dhila sering menunda2 jadinya Allah kasi ujian ini”

“Iya bi” jawab dhila sambil melihat2 jalanan Paris yang indah.

“Abi juga mungkin banyak dosa. Sedekah kurang. Pergi ga sholat dhuha dulu” seru saya. “Lho koq abi yang salah?” Tanya dia. “Ya mau gimana lagi, kan abi yang harus ganti tuh hape. Kan abi yg juga kena dampak. Nah itu bukan karena dosa siapa-siapa. Tapi karena dosa abi sendiri”

Dhila belajar banyak. Saya pun belajar. Ini yang saya nikmati dari safar, banyak pelajaran yang didapat di luar naskah-naskah buku dan teori. Sambil saya terus menanam cinta pada anak-anak saya, agar saya bisa bertanggung jawab pada Allah atas amanah anak yang mulia ini.

Dhila mengambil kamera mirrorless lumix kesayangan saya. Jepret jepret. Saya berdoa, memori perjalanan ini akan berbekas indah dalam hatinya. Jadi anak sholehah yaa Naak...
2
👆 smg bisa diambil hikmah dan pelajaran
2