Alhamdulillah... Ini ada lagi testimonial dari Malaysia. Dapat 74.000 ringgit secara ajaib. Smg teman2 bisa ikut belajar.
❤1
Satu lagi testimonial dari negeri Jiran. Tak tanggung... 3,5 milyar didapat dari ilmu Magnet Rezeki
❤1
BALADA TRAINER
MAGNET REZEKI
Beginilah kehidupan kami. Dihiasi dengan banyaknya orang2 yang mau konsultasi dan mengadukan persoalan hidupnya. Sebagai trainer, kami harus siap menemani mereka.
Malam ini, telah menunggu di lobby hotel di Shah Alam, Malaysia, seorang yang dipanggil Umi. Beliau menjaga dua cucunya di hari tua. Anaknya meninggal dunia, menantunya pun menghadapi persoalan yang tidak ringan.
Umi yang kini berumur 62 thn hidup seperti tanpa penyangga. Tanpa tiang. Mengandalkan uang pensiun, dia hidup dengan suami yang juga sudah tua, umur 66 tahun. Dan dua cucu yang salah satunya menghidap autis.
Ya hanya mereka, dua orang tua. Dan dua orang cucu.
Kami, sebagai trainer MR, harus memancarkan rasa cinta dan kasih sayang kami. Seletih apapun, dihadapan orang, kami harus tampil tegar, agar mereka punya sahabat yang bisa diandalkan.
Dengan sabar, sekitar 1 jam, saya dengarkan keluh kesahnya. Dan juga harapannya. Memisahkan hawa nafsunya, merapihkan kata-katanya. Meluruskan niatnya.
Lalu saya ajak Umi bergarpu tala. Dapatlah ayat yang menghibur hatinya.
“Dialah Allah yang meninggikan langit tanpa tiang” (13:2)
Paaaaas banget ayatnya. Umi yg hidup berasa tanpa tiang, Allah hibur bahwa Allah pun meninggikan langit tanpa tiang.
Seterusnya, adalah ayat2 penghibur hati dan yakin akan janji-Nya.
Setelah saya lihat garis wajahnya yang sudah semangat dan lepas belenggunya, saya pamit, krn besok harus beraktivitas. Pizza yang Umi siapkan, terpaksa saya ber-sopan2 menolaknya. Perut sudah terisi penuh dengan nasi goreng kampung dan sup tulang favorit saya.
Alhamdulillah Umi faham. Pizza itu mgkn akan mendarat di perut org lain.
Selamat menjalani hidup Umi. Yakinlah. Tegarlah. Allah Maha sayang pada hamba-Nya. Dia hadir. Dia Ada. Untuk menjadi “penyangga” bagi semua yang berharap kepada-Nya.
Doa saya pada Umi dan semua orangtua yang selalu sabar menemani generasi penerus bumi.
In picture : saya, puan Safiyah dan Umi yang memegang Al-Qur’an.
MAGNET REZEKI
Beginilah kehidupan kami. Dihiasi dengan banyaknya orang2 yang mau konsultasi dan mengadukan persoalan hidupnya. Sebagai trainer, kami harus siap menemani mereka.
Malam ini, telah menunggu di lobby hotel di Shah Alam, Malaysia, seorang yang dipanggil Umi. Beliau menjaga dua cucunya di hari tua. Anaknya meninggal dunia, menantunya pun menghadapi persoalan yang tidak ringan.
Umi yang kini berumur 62 thn hidup seperti tanpa penyangga. Tanpa tiang. Mengandalkan uang pensiun, dia hidup dengan suami yang juga sudah tua, umur 66 tahun. Dan dua cucu yang salah satunya menghidap autis.
Ya hanya mereka, dua orang tua. Dan dua orang cucu.
Kami, sebagai trainer MR, harus memancarkan rasa cinta dan kasih sayang kami. Seletih apapun, dihadapan orang, kami harus tampil tegar, agar mereka punya sahabat yang bisa diandalkan.
Dengan sabar, sekitar 1 jam, saya dengarkan keluh kesahnya. Dan juga harapannya. Memisahkan hawa nafsunya, merapihkan kata-katanya. Meluruskan niatnya.
Lalu saya ajak Umi bergarpu tala. Dapatlah ayat yang menghibur hatinya.
“Dialah Allah yang meninggikan langit tanpa tiang” (13:2)
Paaaaas banget ayatnya. Umi yg hidup berasa tanpa tiang, Allah hibur bahwa Allah pun meninggikan langit tanpa tiang.
Seterusnya, adalah ayat2 penghibur hati dan yakin akan janji-Nya.
Setelah saya lihat garis wajahnya yang sudah semangat dan lepas belenggunya, saya pamit, krn besok harus beraktivitas. Pizza yang Umi siapkan, terpaksa saya ber-sopan2 menolaknya. Perut sudah terisi penuh dengan nasi goreng kampung dan sup tulang favorit saya.
Alhamdulillah Umi faham. Pizza itu mgkn akan mendarat di perut org lain.
Selamat menjalani hidup Umi. Yakinlah. Tegarlah. Allah Maha sayang pada hamba-Nya. Dia hadir. Dia Ada. Untuk menjadi “penyangga” bagi semua yang berharap kepada-Nya.
Doa saya pada Umi dan semua orangtua yang selalu sabar menemani generasi penerus bumi.
In picture : saya, puan Safiyah dan Umi yang memegang Al-Qur’an.
❤1
Saya masih di Malaysia nih hehe... lumayan juga 3 hari.
Allah beri kesempatan menguatkan para ctmr di Malaysia. Dan mempromosikan kegiatan yg akan dihelat 2 November mendatang.
Yang di Malaysia, sila duduk diam, ilmu datang, pukul 11 pagi ini. In Syaa Allah bersama saya di Sinar Tv
Allah beri kesempatan menguatkan para ctmr di Malaysia. Dan mempromosikan kegiatan yg akan dihelat 2 November mendatang.
Yang di Malaysia, sila duduk diam, ilmu datang, pukul 11 pagi ini. In Syaa Allah bersama saya di Sinar Tv
❤1
Sinar Harian di Facebook disukai 4 juta. Super nih...
Alhamdulillah
Alhamdulillah
❤1
Alhamdulillah selesai perjalanan di Malaysia. Doakan teman2 di Malaysia ya... banyak rakyat Malaysia yang ternyata saaangat berharap ilmu ini...
❤1