#Testimoni
#Garputala
#JalanKembali
Sore tadi mendapat kabar kurang nyaman dari ibu. Didekat tempat usaha ortu sedang terjadi kebakaran. Hanya terselang 1 lapak dari tempat ortu ke tempat kejadian... Saya langsung mengambil air wudhu memohon ampun sama Allah and minta perlindungan agar Allah menjaga orang tua kami. Lalu melakukan garpu tala, yg keluar surat Al-Kahfi ayat 98.
"Dzulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar".
Saya membaca ayat tsb berulang2... setelahnya saya mencari ayat Syifa nya yakni ayat ke 107.
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal,"
Saya membaca ayat tsb berulang2 juga... Setelah itu saya mendzikirkan al-maliku sambil bercucuran air mata mengingat orang tua, semoga Allah menyelamatkan mereka.
Dan Alhamdulillah, Allahu Akbar mendapat kabar lagi bahwa api tsb tidak mengenai tempat orang tua. Adanya angin saat kejadian tsb membuat api menyebar ke arah lain... Jadi orang tua kami Alhamdulillah selamat...
Kuasa Allah... Ini semua Kehendak Allah... Tak ada hentinya ucap syukur untuk kejadian ajaib hari ini.
Jazakumullah ya bunda Welly dan para bunda dari group Jannatun Na'im yang sudah membantu mendoakan... Dan Jazakallah untuk ust Nasrullah yg sudah mengajarkan ilmu dahsyat ini. Semoga Allah melapangkan rezeki, memuliakan, dan selalu membahagiakan ustadz dan keluarga 🤲🏻
#Garputala
#JalanKembali
Sore tadi mendapat kabar kurang nyaman dari ibu. Didekat tempat usaha ortu sedang terjadi kebakaran. Hanya terselang 1 lapak dari tempat ortu ke tempat kejadian... Saya langsung mengambil air wudhu memohon ampun sama Allah and minta perlindungan agar Allah menjaga orang tua kami. Lalu melakukan garpu tala, yg keluar surat Al-Kahfi ayat 98.
"Dzulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar".
Saya membaca ayat tsb berulang2... setelahnya saya mencari ayat Syifa nya yakni ayat ke 107.
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal,"
Saya membaca ayat tsb berulang2 juga... Setelah itu saya mendzikirkan al-maliku sambil bercucuran air mata mengingat orang tua, semoga Allah menyelamatkan mereka.
Dan Alhamdulillah, Allahu Akbar mendapat kabar lagi bahwa api tsb tidak mengenai tempat orang tua. Adanya angin saat kejadian tsb membuat api menyebar ke arah lain... Jadi orang tua kami Alhamdulillah selamat...
Kuasa Allah... Ini semua Kehendak Allah... Tak ada hentinya ucap syukur untuk kejadian ajaib hari ini.
Jazakumullah ya bunda Welly dan para bunda dari group Jannatun Na'im yang sudah membantu mendoakan... Dan Jazakallah untuk ust Nasrullah yg sudah mengajarkan ilmu dahsyat ini. Semoga Allah melapangkan rezeki, memuliakan, dan selalu membahagiakan ustadz dan keluarga 🤲🏻
❤2
Forwarded from PMB Assyifa Boarding School
Founder Magnet Rezeki ini menyekolahkan ketiga putrinya ke Boarding School terbaik di kota Subang
Ustadz Nasrullah, Founder Magnet Rezeki sekaligus Trainer Nasional yang sudah menghasilkan Buku Fenomenal Magnet Rezeki, mempercayakan proses pendidikan ketiga putrinya di Pondok pesantren Assyifa Boardiung School Subang.
Saat ini masing masing ketiga putrinya duduk di kelas XII, kelas X, dan terakhir saat ini duduk di kelas VII
Beliau memilih Assyifa karena percaya pesantren ini mampu mendidik anak anaknya menjadi pribadi yang bertakwa, cerdas, dan berkarakter pemimpin.
Bagaimana pendapat beliau tentang Assyifa Boarding School Subang ?
Silakan simak di bawah ini
https://youtu.be/fM8OXyYbS5k
mari bergabung bersama kami
di assyifa boarding school
Pendaftaran Penerimaan Murid Baru @assyifaboardingschool dilaksanakan pada 1 September - 8 Desember 2019.
Informasi lebih lengkap seputar @pmb.assyifa 2020/2021 dapat diakses melalui kontak dan media sosial kami dibawah ini.
☎️ KONTAK KAMI
🔰 Website : https://pmb.assyifa-boardingschool.sc...
🔰 Call Center :
📱 0823-1812-5856 (jalancagak 1)
📱 0823-1812-5857 (jalancagak 2)
📱 0823-1812-5858 (wanareja 1)
📱 0823-1812-5859 (wanareja 2)
🔰 Chat Telegram :
📱 0853-2010-0607 (jalancagak)
📱 081-222-111-454 (wanareja)
🔰 Chanel Telegram : https://t.me/PMB_ASSYIFA
🔰 FB : http://bit.ly/PMBAssyifa_fb
🔰 Instagram : http://bit.ly/PMBAssyifa_ig
🔰 Youtube :
📱http://bit.ly/wanareja
📱http://bit.ly/jalancagak
📱http://bit.ly/elshifatv
Ustadz Nasrullah, Founder Magnet Rezeki sekaligus Trainer Nasional yang sudah menghasilkan Buku Fenomenal Magnet Rezeki, mempercayakan proses pendidikan ketiga putrinya di Pondok pesantren Assyifa Boardiung School Subang.
Saat ini masing masing ketiga putrinya duduk di kelas XII, kelas X, dan terakhir saat ini duduk di kelas VII
Beliau memilih Assyifa karena percaya pesantren ini mampu mendidik anak anaknya menjadi pribadi yang bertakwa, cerdas, dan berkarakter pemimpin.
Bagaimana pendapat beliau tentang Assyifa Boarding School Subang ?
Silakan simak di bawah ini
https://youtu.be/fM8OXyYbS5k
mari bergabung bersama kami
di assyifa boarding school
Pendaftaran Penerimaan Murid Baru @assyifaboardingschool dilaksanakan pada 1 September - 8 Desember 2019.
Informasi lebih lengkap seputar @pmb.assyifa 2020/2021 dapat diakses melalui kontak dan media sosial kami dibawah ini.
☎️ KONTAK KAMI
🔰 Website : https://pmb.assyifa-boardingschool.sc...
🔰 Call Center :
📱 0823-1812-5856 (jalancagak 1)
📱 0823-1812-5857 (jalancagak 2)
📱 0823-1812-5858 (wanareja 1)
📱 0823-1812-5859 (wanareja 2)
🔰 Chat Telegram :
📱 0853-2010-0607 (jalancagak)
📱 081-222-111-454 (wanareja)
🔰 Chanel Telegram : https://t.me/PMB_ASSYIFA
🔰 FB : http://bit.ly/PMBAssyifa_fb
🔰 Instagram : http://bit.ly/PMBAssyifa_ig
🔰 Youtube :
📱http://bit.ly/wanareja
📱http://bit.ly/jalancagak
📱http://bit.ly/elshifatv
❤1
Alhamdulillah... ini ketiga anak saya yang nyantren di Asyifa. Pesantren nya buagus. Guru2nya luar biasa. Ka Farhah yang pertama, alhamdulillah menjadi Hafidzah 30 juz di sana.
Makanya sy mempercayakan ketiga anak saya. Bahkan ada 1 lagi sebenarnya. Ada keponakan sy yg lelaki juga di Asyifa.
Ini foto kemarin, saat anak2 liburan, saya jemput. Fathiya yg tengah pas milad, jadi sy bawa ke toko kue untuk memesan kue yg dia suka.
Alhamdulillah
Makanya sy mempercayakan ketiga anak saya. Bahkan ada 1 lagi sebenarnya. Ada keponakan sy yg lelaki juga di Asyifa.
Ini foto kemarin, saat anak2 liburan, saya jemput. Fathiya yg tengah pas milad, jadi sy bawa ke toko kue untuk memesan kue yg dia suka.
Alhamdulillah
❤1
+ Pak Nas bukannya punya pesantren? Kenapa dititip di tempat lain?
- Ada bbrp sebab :
1. Pesantren kami baru merintis
2. Belum ada tempat yang memadai untuk yg santri putri
3. Keponakan saya sebelumnya smp-nya di PKR (Pesantren Khoirur Rooziqiin), tapi krn belum ada SMA nya, ya harus dikirim keluar
Doakan ya, smg pesantren kami juga bisa besar. Aaamiin.
- Ada bbrp sebab :
1. Pesantren kami baru merintis
2. Belum ada tempat yang memadai untuk yg santri putri
3. Keponakan saya sebelumnya smp-nya di PKR (Pesantren Khoirur Rooziqiin), tapi krn belum ada SMA nya, ya harus dikirim keluar
Doakan ya, smg pesantren kami juga bisa besar. Aaamiin.
❤2
#Testimoni
#GarpuTala
#Al-Quran
Salah seorang anak asuh saya saat itu (2019) mau ujian kelas 6 SD. Saat mulai dilakukan pembelajaran intensif persiapan ujian, baru terlihat bahwa anak ini kemampuan nya amat tidak banyak. Padahal dari raport dari kelas 1 hingga terakhir kelas 5 selalu di 10 besar. Di kelas 6 ini berkurang cukup drastis. Ada apa ?
Sy tidak mengharuskan si adek selalu yg tertinggi nilainya, tapi sy tau anak ini punya kemampuan diatas rata-rata.
Sy panggil si adek ke rumah, sy berikan soal-soal utk dikerjakan. Ternyata memang blank, seolah-olah semua menguap dari ingatannya.
Sy mencoba mencari tau kenapa bisa seperti itu. Dari banyak sumber akhirnya ketahuan sebabnya....kecanduan game !!
Saya yg salah tidak perhatikan teman-teman mainnya. Sy kurang memperhatikan si adek.
"Maafkan bunda ya dek". Tidak ada gunanya sy marahi si adek, dia akan menjauh dari sy.
Sy garpu tala, harus bagaimana menghadapi hal ini.
وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ
“Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri”. [an-Nahl/16:89]
Waktu sudah semakin tidak leluasa utk persiapan ujian.
Dari hasil garpu tala, QS 16:89, akhirnya sy putuskan tidak memberikan lagi latihan materi pelajaran apapun. Si adek selalu nangis setiap mengerjakan soal, dan sy merasa tidak nyaman menghadapi ini.
Sy kembalikan ke Al-Quran saja. Juz 30 harus hafal. Setiap hari 1 surat harus hafal dihari itu juga.
Jadi si adek tidak belajar apapun, hanya menghafal juz 30 saja, dan perbaiki sholat. Ya waktu sholatnya, ya bacaannya.
Si adek tetap ikut ujian, namun jika nanti tidak lulus SD ya sudah, pasrah ... ya diulang saja kelas 6 nya, tapi juz 30 nya harus hafal. Sy mau si adek khataman Qur'an di sekolah.
Masya Allah dahsyat ...baru 5 surat dihafal, si adek stop dari game nya tanpa sy ingatkan.
Terus dilanjutkan selesai juz 30 nya.
Ikut ujian tanpa belajar pelajaran sekolah. Ikut saja tanpa beban, kerjakan apa yg bisa dikerjakan. Hanya doa dan berserah penuh pd Allah yg mengiringi si adek ujian.
Hasilnya ...sy menangis melihatnya saat pengumuman keluar ...Masya Allah si adek lulus dg NEM rata2 8,2. !!!
Hanya Allah yg bisa menjadikan seperti ini.
Kok bisa? tanpa belajar, hanya menghafal Qur'an saja. Allahu Akbar !!!
😭😭😭
Sekarang si adek dibangku SMP, tidak menyentuh game lagi, rajin sholatnya, rajin baca Qur'an nya, mulai menghafal juz lainnya, belajar dg kesadarannya sendiri. Mid semester pertama di SMP nilainya rata-rata 8,7.
Subhanallah walhamdulillah walailaha ilallah wallahu akbar....
Allah Maha Kasih
Dahsyatnya Al-Qur'an
Dahsyatnya ilmu MR ...ilmunya Allah.
Jadi anak sholeh ya dek ..
Jazakallah khairan katsiraa Ust Nasrullah dg ilmu MR-nya.
🙏🙏🙏
#GarpuTala
#Al-Quran
Salah seorang anak asuh saya saat itu (2019) mau ujian kelas 6 SD. Saat mulai dilakukan pembelajaran intensif persiapan ujian, baru terlihat bahwa anak ini kemampuan nya amat tidak banyak. Padahal dari raport dari kelas 1 hingga terakhir kelas 5 selalu di 10 besar. Di kelas 6 ini berkurang cukup drastis. Ada apa ?
Sy tidak mengharuskan si adek selalu yg tertinggi nilainya, tapi sy tau anak ini punya kemampuan diatas rata-rata.
Sy panggil si adek ke rumah, sy berikan soal-soal utk dikerjakan. Ternyata memang blank, seolah-olah semua menguap dari ingatannya.
Sy mencoba mencari tau kenapa bisa seperti itu. Dari banyak sumber akhirnya ketahuan sebabnya....kecanduan game !!
Saya yg salah tidak perhatikan teman-teman mainnya. Sy kurang memperhatikan si adek.
"Maafkan bunda ya dek". Tidak ada gunanya sy marahi si adek, dia akan menjauh dari sy.
Sy garpu tala, harus bagaimana menghadapi hal ini.
وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ
“Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri”. [an-Nahl/16:89]
Waktu sudah semakin tidak leluasa utk persiapan ujian.
Dari hasil garpu tala, QS 16:89, akhirnya sy putuskan tidak memberikan lagi latihan materi pelajaran apapun. Si adek selalu nangis setiap mengerjakan soal, dan sy merasa tidak nyaman menghadapi ini.
Sy kembalikan ke Al-Quran saja. Juz 30 harus hafal. Setiap hari 1 surat harus hafal dihari itu juga.
Jadi si adek tidak belajar apapun, hanya menghafal juz 30 saja, dan perbaiki sholat. Ya waktu sholatnya, ya bacaannya.
Si adek tetap ikut ujian, namun jika nanti tidak lulus SD ya sudah, pasrah ... ya diulang saja kelas 6 nya, tapi juz 30 nya harus hafal. Sy mau si adek khataman Qur'an di sekolah.
Masya Allah dahsyat ...baru 5 surat dihafal, si adek stop dari game nya tanpa sy ingatkan.
Terus dilanjutkan selesai juz 30 nya.
Ikut ujian tanpa belajar pelajaran sekolah. Ikut saja tanpa beban, kerjakan apa yg bisa dikerjakan. Hanya doa dan berserah penuh pd Allah yg mengiringi si adek ujian.
Hasilnya ...sy menangis melihatnya saat pengumuman keluar ...Masya Allah si adek lulus dg NEM rata2 8,2. !!!
Hanya Allah yg bisa menjadikan seperti ini.
Kok bisa? tanpa belajar, hanya menghafal Qur'an saja. Allahu Akbar !!!
😭😭😭
Sekarang si adek dibangku SMP, tidak menyentuh game lagi, rajin sholatnya, rajin baca Qur'an nya, mulai menghafal juz lainnya, belajar dg kesadarannya sendiri. Mid semester pertama di SMP nilainya rata-rata 8,7.
Subhanallah walhamdulillah walailaha ilallah wallahu akbar....
Allah Maha Kasih
Dahsyatnya Al-Qur'an
Dahsyatnya ilmu MR ...ilmunya Allah.
Jadi anak sholeh ya dek ..
Jazakallah khairan katsiraa Ust Nasrullah dg ilmu MR-nya.
🙏🙏🙏
❤2👍1
Ini sebelum nonton Hayya. Foto afternya pada nangis semua... yg belum nonton... nonton ya... teriring doa untuk anak2 Palestina
❤2
+ Pak Nas, bgm sikap Magnet Rezeki dengan keadaan negeri ini?
- Doakan ya... teruuuus doakan... sambil terus memantau jalannya demo2 ini ke mana... tetap tenang dan support anak2 mahasiswa kita. Juga asap yg masih mewarnai sumatera dan kalimantan.
Tetap doakan yang Positif. Tetap disiplin kata. Tidak perlu ada jeruk nipis. Semua akan baik-baik saja.
- Doakan ya... teruuuus doakan... sambil terus memantau jalannya demo2 ini ke mana... tetap tenang dan support anak2 mahasiswa kita. Juga asap yg masih mewarnai sumatera dan kalimantan.
Tetap doakan yang Positif. Tetap disiplin kata. Tidak perlu ada jeruk nipis. Semua akan baik-baik saja.
❤2
Materi MR mulai masuk di sekolah-sekolah Malaysia, alhamdulillah
❤2
#testimoni #millenialgenerationwithMR
*Menghadapi Dosen "Tidak Ramah"*
Assalamualaikum bapak ibu dan kakak semua... Semoga hari ini Allah muliakan dan bahagiakan amiin.
Sy akan bercerita tentang "keajaiban" yg saya dapat kemarin. Jadi ceritanya, salah satu dosen yg mengajar saya terkenal "tdk ramah". Nadanya sering tdk nyaman ketika didengar, pokoknya mahasiswa selalu tidak benar di mata beliau. Banyak kata² yg lumayan "nylekit". Itu tdk hanya dirasakan sy pribadi, ternyata kakak kls (dri tahun ke tahun) dan teman² di kls lain juga merasakan hal sama.
Satu minggu sebelum presentasi, sy persiapkan materinya sambil deg-degan dan banyak sekali jeruk nipis serta ketidak beranian. Saya coba berLOP, eh malah sering kebayang beliau yg tdk ramah ketika di kelas. Akhirnya sy bergarpu tala dan mendapat surat al-Kahfi ayat 18-19. Awalnya sy tdk paham. Tapi tetap sy baca. Karena sy masih merasa tdk menentu, sy berkonsultasilah kepada Bu Dian (salah satu ctmr), dan beliau menjelaskan dg baik, dan menyuruh saya rajin mendzikirkan trutama setiap ingat dosen saya, karena di situ ada kata-kata "rasa takut". Ketika saya baca ulang ayatnya, betul ada kata "takut" dan ayat setelahnya ada kata "berlemah lembutlah".
وَتَحْسَبُهُمْ أَيْقَاظًا وَهُمْ رُقُودٌ ۚ وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَذَاتَ الشِّمَالِ ۖ وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيدِ ۚ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا
_Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh *ketakutan* terhadap mereka._
وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۚ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَىٰ طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا
_Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)". Mereka menjawab: "Kita berada (disini) sehari atau setengah hari". Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia *berlaku lemah-lembut* dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun._
Allahu akbar, sy jadi semangat mendzikirkan dua ayat itu. Sewaktu sy sholat sy baca ayat itu setelah fatihah, pokoknya sy rutinkan. Lama-lama alhamdulillah sy semakin tenang dan mudah ber-LOP beliau akan baik dan sabar. Sy mendapat tambahan energi berlian dari mendzikirkan ayat itu. Sy tambah lagi energinya dg doa dari ortu.
Ketika hari H presentasi, sy dapat kabar dri kelas lain yg masuk pagi hari kalo si dosen "suuabaar banget" (katanya) sampe temen²nya heran. Kelas saya masih masuk setelah dzuhur. sy dapat pesan itu berrsyukuur sekali dan semakin kenceng dzikirkan ayat garpu tala, ditambah shalawat dan berLOP agar siang nanti dosennya tetap begitu.
Ketika siang tibaaa.... WOWW DAHSYAT. KEREENN. beliau mengarahkan dan membimbing kami dengan nada saaangaaaat saaabaaar. Beliau mengoreksi kesalahan makalah kami dg maklum, dan bahkan bilang _"sudah bagus ini, gak ada yg salah (mungkin beliau memaklumi kesalahan kami), tinggal urutannya saja diperbaiki yaa"_. Dan terakhir ketika menjawab ucapan terima kasih dari saya (kebiasaan, sebelum dosen keluar kelas), beliau menjawab "iya" dengan nada yg lembut dan membuat satu kelas terheran-heran.
Ma sya Allaahhh.
*Menghadapi Dosen "Tidak Ramah"*
Assalamualaikum bapak ibu dan kakak semua... Semoga hari ini Allah muliakan dan bahagiakan amiin.
Sy akan bercerita tentang "keajaiban" yg saya dapat kemarin. Jadi ceritanya, salah satu dosen yg mengajar saya terkenal "tdk ramah". Nadanya sering tdk nyaman ketika didengar, pokoknya mahasiswa selalu tidak benar di mata beliau. Banyak kata² yg lumayan "nylekit". Itu tdk hanya dirasakan sy pribadi, ternyata kakak kls (dri tahun ke tahun) dan teman² di kls lain juga merasakan hal sama.
Satu minggu sebelum presentasi, sy persiapkan materinya sambil deg-degan dan banyak sekali jeruk nipis serta ketidak beranian. Saya coba berLOP, eh malah sering kebayang beliau yg tdk ramah ketika di kelas. Akhirnya sy bergarpu tala dan mendapat surat al-Kahfi ayat 18-19. Awalnya sy tdk paham. Tapi tetap sy baca. Karena sy masih merasa tdk menentu, sy berkonsultasilah kepada Bu Dian (salah satu ctmr), dan beliau menjelaskan dg baik, dan menyuruh saya rajin mendzikirkan trutama setiap ingat dosen saya, karena di situ ada kata-kata "rasa takut". Ketika saya baca ulang ayatnya, betul ada kata "takut" dan ayat setelahnya ada kata "berlemah lembutlah".
وَتَحْسَبُهُمْ أَيْقَاظًا وَهُمْ رُقُودٌ ۚ وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَذَاتَ الشِّمَالِ ۖ وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيدِ ۚ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا
_Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh *ketakutan* terhadap mereka._
وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۚ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَىٰ طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا
_Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)". Mereka menjawab: "Kita berada (disini) sehari atau setengah hari". Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia *berlaku lemah-lembut* dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun._
Allahu akbar, sy jadi semangat mendzikirkan dua ayat itu. Sewaktu sy sholat sy baca ayat itu setelah fatihah, pokoknya sy rutinkan. Lama-lama alhamdulillah sy semakin tenang dan mudah ber-LOP beliau akan baik dan sabar. Sy mendapat tambahan energi berlian dari mendzikirkan ayat itu. Sy tambah lagi energinya dg doa dari ortu.
Ketika hari H presentasi, sy dapat kabar dri kelas lain yg masuk pagi hari kalo si dosen "suuabaar banget" (katanya) sampe temen²nya heran. Kelas saya masih masuk setelah dzuhur. sy dapat pesan itu berrsyukuur sekali dan semakin kenceng dzikirkan ayat garpu tala, ditambah shalawat dan berLOP agar siang nanti dosennya tetap begitu.
Ketika siang tibaaa.... WOWW DAHSYAT. KEREENN. beliau mengarahkan dan membimbing kami dengan nada saaangaaaat saaabaaar. Beliau mengoreksi kesalahan makalah kami dg maklum, dan bahkan bilang _"sudah bagus ini, gak ada yg salah (mungkin beliau memaklumi kesalahan kami), tinggal urutannya saja diperbaiki yaa"_. Dan terakhir ketika menjawab ucapan terima kasih dari saya (kebiasaan, sebelum dosen keluar kelas), beliau menjawab "iya" dengan nada yg lembut dan membuat satu kelas terheran-heran.
Ma sya Allaahhh.
❤3
Saya tau, YANG HEBAT INI ALLAH! Ini semua atas kuasaNyaa, salah satunya setelah mendzikirkan garpu tala yg tak henti-henti.
Luar biasa ilmu ini ustad Nasrullah, terima kasih... Untuk bu Dian juga terima kasih sdh mau membantu persoalan sy... Juga untuk Aba Ummii yg juga bantu mendoakan...
Semua ini adalah bentuk ikhtiar. Hasil akhirnya memang Allah yg tentukan. Bisa saja tak sesuai harapan, tetapi yg terpenting dalam prosesnya hati kita bisa tenaaangg.....
Inilah kisah saya "merayu" Allah lewat ilmu MR. Alhamdulillah... Doakan saya bisa istiqomah menjalankan ilmu MR ini yaaa... Semoga saya bisa menjadi pribadi MR, dan bisa memberi manfaat juga untuk orang lain, salah satunya lewat testimoni seperti ini.
AQ
Mahasiswi
Luar biasa ilmu ini ustad Nasrullah, terima kasih... Untuk bu Dian juga terima kasih sdh mau membantu persoalan sy... Juga untuk Aba Ummii yg juga bantu mendoakan...
Semua ini adalah bentuk ikhtiar. Hasil akhirnya memang Allah yg tentukan. Bisa saja tak sesuai harapan, tetapi yg terpenting dalam prosesnya hati kita bisa tenaaangg.....
Inilah kisah saya "merayu" Allah lewat ilmu MR. Alhamdulillah... Doakan saya bisa istiqomah menjalankan ilmu MR ini yaaa... Semoga saya bisa menjadi pribadi MR, dan bisa memberi manfaat juga untuk orang lain, salah satunya lewat testimoni seperti ini.
AQ
Mahasiswi
❤3
Malam jumat bersama Ust Yusuf Mansur. Doakan ya... sedang menyusun sinergi utk Syirkah Properti di Koperasi Magnet Rezeki.
❤2